30 Okt 2017 12:47
Diberi Kesempatan Hingga Februari 2018

Pengguna Ponsel Wajib Registrasi Sim Card

MyPassion

MANADO—Mulai Selasa (31/10) esok, seluruh pengguna ponsel wajib meregistrasi sim cardnya. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Kota Manado Erwin Kontu SH, Minggu (29/10) kemarin.

 

Menurut Kontu, sesuai dengan Paraturan Menteri Kominfo Republik Indonesia 14/2017, tentang registrasi jasa pelanggan telekomunikasi, seluruh warga wajib mengikuti registrasi sim card berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). ”Kalau pelanggan  tidak meregistrasi sampai batas 28 Februari 2018, kartunya diblokir. Ini berlaku untuk seluruh provider di Indonesia,” ungkap Kontu.

Kontu mengimbau, masyarakat Kota Manado pengguna Hp untuk memanfaatkan waktu yang diberikan. Jangan sampai batas waktu dan terjadi pemblokiran. “Sekarang ada 360 juta pemakaian sim card seluruh provider di Indonesia. Sementara pemakaian ponsel hanya 170 juta,” bebernya. Dijelaskannya, dengan registrasi sim card pengguna ponsel akan jelas dan bisa dipertanggung jawabkan. Karena banyak sekarang ponsel digunakan untuk tindak kriminalitas. “Seperti penipuan, fitnah, hoax, terorisme sampai pembunuhan,” jelasnya.

Diharapkan juga, dengan registrasi akan ada pemerataan soal data bisnis komunikasi. ”Jangan sampai ada satu provider yang lebih mahal,” tambahnya.

Pengamat komunikasi Edmon Kalesaran SSos MIkom menambahkan, kelebihan dari wajib registrasi yang diterapkan per-31 Oktober esok, yaitu sistem informasi seluruh masyarakat bisa didapat dari data registrasi yang diisi pengguna sim card. “Itu akan mengurangi angka kriminalitas. Karena para pelaku kriminal, akan mudah dilacak dan semua informasi bisa didapat,” kata dosen Ilmu Komunikasi Fispol Unsrat itu.

Dirinya melihat kekurangan yang didapat karena registrasi menggunakan NIK dan KK jangan sampai ada oknum yang salah memanfaatkan data pribadi. “Pihak provider betul-betul menjaga kerahasiaan data dan informasi dari setiap pengguna kartu. Karena di Indonesia sudah banyak hacker-hacker ahli, yang bisa masuk dalam situs telekomunikasi,” tandasnya.(lerby/ite)

Kirim Komentar