30 Okt 2017 08:26

Marc Marquez Tak Butuh Kemenangan

MyPassion

SEPANG – Grand Prix di Sirkuit Valencia nanti tak harus dimenangkan Marc Marquez untuk meraih juara dunia. Walaupun harusnya Marquez sudah menyegel titel di Sirkuit Sepang, namun pesta pembalap tim Repsol Honda ini diganggu rider Ducati Andrea Dovizioso.

Melihat peluang juara dunia Marquez, nampaknya Dovizioso tidak perlu lagi bekerja terlalu keras untuk meraih kemenangan di GP Valencia, meski ia telah menjuarai GP Malaysia.

Karena pada akhirnya, Baby Alien (julukan Marquez, red) tak butuh kemenangan untuk menggenggam gelar juara dunia MotoGP 2017. Dari kemenangan yang diraih oleh Dovizioso pada seri Malaysia akhir pekan lalu, pembalap Italia tersebut memperoleh 25 poin mencapai posisi pertama. Dengan begitu total raihan poin sementara yang telah ia kumpulkan adalah 261 poin.

Marquez sendiri dengan raihan posisi keempat di balapan seri Malaysia mampu mengumpulkan 282 poin, dari tambahan 13 poin.

Jika Dovizioso naik podium di seri Valencia, maka total poin akhir sepanjang musim ini adalah 286 poin.  Namun 286 poin tersebut takkan menggetarkan Marquez untuk meraih gelar juara dunia keenamnya musim ini. Berdasarkan statistik, dari lima balapan terakhir, termasuk GP Malaysia, yang ia jalani pada musim ini, Marquez tercatat tak pernah berada di luar posisi lima besar.

Itu berarti, dengan raihan 282 yang digenggam Marquez, tak butuh kemenangan baginya di GP Valencia. Karena, jika Marquez finish di posisi kelima saat GP Valencia, maka sudah dapat dipastikan Marquez akan memperoleh 11 poin. Total poin Marquez untuk meraih gelar juara dunia tanpa kemenangan adalah 293 poin.

Menarik jika Marquez gagal finish di GP Valencia, entah disebabkan oleh kecelakaan atau kerusakan mesin. Lalu, Dovizioso juga gagal menjuarai GP Valencia, meski berhasil finish. Maka hasilnya, Marquez akan meraih titel juara dunia tanpa finish.

Sebelumnya, di GP Malaysia, Dovizioso naik podium di posisi pertama. Sementara, Marquez hanya finish di posisi keempat. Salah satu keajaiban yang terjadi di GP Malaysia adalah hujan yang tiba-tiba turun sesaat sebelum balapan dimulai. Padahal kelas Moto2 yang berakhir setengah jam sebelumnya, berlangsung dalam kondisi kering. Kondisi trek basah inilah yang mengubah segalanya. Dovizioso, di atas Ducati, sangat kuat dalam kondisi tersebut.

Muncul isu tentang team order yang diberlakukan Ducati kepada Jorge Lorenzo. Antara Lap 14-15 muncul pesan di dashboard motor Ducati milik Lorenzo. Pesan itu adalah "Suggested Mapping: Mapping 8". Kemungkinan pesan itu ada perubahan mapping mesin pada motor Lorenzo agar Dovi bisa menyalip. Satu lap berikutnya, Dovi mengalami sliding di Tikungan 15, motornya melebar dan Dovi merebut posisi terdepan.

Lorenzo mengaku tidak melihat melihat pesan tersebut di dashboard. Tapi dia menyatakan, sebenarnya tidak perlu ada pesan itu pun semua orang tahu apa yang harus dilakukan pada posisi tersebut. ''Saya hanya fokus pada RPM dan berkonsentrasi agar tidak terjatuh dalam kondisi basah,'' tukasnya. Sliding yang terjadi, menurut Lorenzo karena bannya sudah benar-benar habis. Jika terus menekan, kemungkinan mengalami crash bisa 90 persen.  

Kemenangan Dovi di Malaysia memang spektakuler. Meski begitu, rider Italia tersebut tetap menyesali satu hal. Yakni balapannya GP Australia. Kesalahan yang dibikinnya di awal lap kedua membuatnya tercecer di posisi ke 20. Sempat kembali ke posisi 11, namun di lap terakhir Dovi disalip Daniel Pedrosa dan Scott Redding hingga akhirnya finis di posisi 13.

''Tentu saya bisa mendapatkan poin lebih banyak jika tidak melakukan kesalahan itu. Saya masih marah dengan Phillip Island,'' ucapnya usai balapan di Sepang sore kemarin seperti dilansir Autosport. Tapi Dovi sadar, penyesalannya tidak akan mengubah situasinya saat ini.

Gagal juara di Malaysia, Marquez bisa berpesta lebih meriah di Valencia. Karena di sanalah balapan kandang rider asal Cervera itu. Sirkuit Ricardo Tormo juga lebih cocok untuk Honda ketimbang Ducati. Meski sebenarnya, Yamaha-lah yang sangat kuat di sirkuit ini. Namun saat ini mereka sudah kehilangan peluangnya menjadi juara dunia. (ids/cak/fgn)

Komentar
  • MyPassion

    Alina Frandus
    02 Nov 2017 21:15

    You're doing very good job keep it and i also help you to share your blog on Get Assignment Help Online social pages and many other site also like LinkedIn Twitter e.t.c
Kirim Komentar