30 Okt 2017 12:07
Rawung-Palandung Tetap Berpeluang

Dua Srikandi `Bentrok` di Sitaro

MyPassion

MANADO—Pendaftaran kandidat calon peserta Pilkada 2018 di lingkup PDI Perjuangan (PDI-P) cukup menarik disimak. Sudah dua daerah yang tuntas, yakni Bolmong Utara dan Kotamobagu. Pekan ini giliran Nusa Utara. Kepulauan Sitaro dan Kepulauan Talaud. Partai pemenangan pemilu di Sulut pada 2014 ini, sangat hati-hati menetapkan calon apalagi di daerah yang dihuni incumbent. “Kita punya banyak pertimbangan. Tahapan penentuan calon ada mekanismenya, termasuk sebelum membuka pendaftaran untuk kandidat sudah ada survei lebih dulu,” jelas Sekretaris PDI-P Sulut Franky Wongkar.

 

Khusus Kepulauan Sitaro, lanjutnya, pendaftaran dibuka hari ini hingga esok. Sejumlah nama beken diundang PDI-P, baik internal partai maupun eksternal. Di antaranya istri incumbent bupati Toni Supit, Evangelien Sasingen, legislator DPRD Sulut Ivone Bentelu, birokrat Sulut John Palandung, politikus PDI-P Tonny Rawung, Bob Janis, dan beberapa nama lain. Dari para kandidat ini, Sasingen dan Bentelu paling difavoritkan. Dua srikandi tersebut dikenal punya basis massa yang jelas.

Sasingen sebagai Ketua TP PKK Sitaro dua periode dekat dengan masyarakat. Begitu juga dengan Bentelu yang telah menghuni DPRD Sulut dapil Nusa Utara selama dua periode. Selain dua srikandi ini, Palandung tak boleh dipandang sebelah mata. Mantan Pj Bupati Sangihe dan Wali Kota Bitung ini adalah putra asli Sitaro. Sepak terjangnya di dunia birokrat Sulut tak diragukan lagi. Sedangkan Rawung, yang juga putra Sitaro, ada pendukung fanatik di sana.

Pengamat politik Sulut Dr Maikel Mamentu mengatakan, sangat wajar jika PDI-P hati-hati menetapkan calon di daerah yang dihuni incumbent. “Pasti prioritas PDI-P saat ini adalah mempertahankan kemenangan. Dari enam daerah peserta Pilkada, PDI-P menempatkan incumbent di tiga daerah. Harusnya empat dengan Talaud,” tukasnya. Khusus Sitaro yang incumbent-nya tak lagi bertarung, menurut Mamentu, PDI-P bakal lebih leluasa menetapkan calon. “Pasti elektabilitas yang diutamakan, selain itu diperkirakan papan satu bakal dihuni kader. Ini sudah sifatnya PDI-P,” pungkasnya.(gel)

Kirim Komentar