25 Okt 2017 13:00
Jika Retribusi Daerah Capai Target

Anggaran Desa di Minahasa Bakal Bertambah

MyPassion

MINAHASA – Aliran dana di desa melalui bagi hasil retribusi bakal bertambah. Penambahan ini terjadi bila pajak retribusi daerah mengalami penambahan. Termasuk PBB-P2 jika sampai deadline pelunasan bisa capai target. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Djefri Sajow melalui Sekretaris Dinas Ronald Rundengan mengatakan, penambahan anggaran desa tergantung pada pajak retribusi daerah.

“Kita bakal kebagian Dana Bagi Hasil (DBH) dan Retribusi. Yang pastinya, kalau besar pajak di kecamatan tersebut, besar juga DBH,” kata Rundegan. Dia mencontohkan, di Desa Kalasey I akan mendapatkan dana hibah sekira Rp 66 juta atas hasil retribusi pajak yang diperoleh kecamatan.

Sedangkan untuk ADD yang terangkum dalam APBD perubahan. Dia menuturkan, pihaknya sudah mengajukan penambahan, namun usulan tersebut tidak direstui. “Untuk ADD masih sama.  Total tahun ini Rp 68,7 miliar,” pungkasnya.

Sementara, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Denny Mangala terkait pengawasan mengatakan, kinerja perangkat daerah lebih khususnya yang ada di desa harus senantiasa ditingkatkan. Sehingga, temuan yang berindikasi korupsi bisa ditekan. “Sudah ada MOU dengan Polri, dimana untuk pengawasan sudah dilakukan di tingkat Polsek,” singkat Mangala.

Terpisah, Kapolres Minahasa AKBP Christ Pusung melalui Kasat Reskrim AKP Edy Kusniadi mengatakan, memang sudah dilakukan MOU Kapolri dengan Kementerian Desa untuk pengawasan Dandes. “Iya, bisa langsung ikut memantau nantinya. Karena selama ini kan, teknisnya supervisi hanya dilapangan hanya dilakukan kejaksaan,” kata Kusniadi. 

Lebih jauh, menindaklanjuti MOU tersebut, pihaknya dalam waktu dekat bakal menggelar kerjasama serupa bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa. “Pekan ini rencananya kita laksanakan penandatanganan kerja sama. Intinya, instruksi yang sudah disepakati di pusat, teraplikasi juga ke daerah. Kalau memang tidak ada penyalahgunaan kenapa harus takut,” pungkas Kusniadi. (fgn)

Kirim Komentar