19 Okt 2017 13:11
Jika SILPA Sentuh 30 Persen

ADD 2018 Tercancam Dipotong

MyPassion

KOTAMOBAGU – Alokasi Dana Desa (ADD) untuk tahun anggaran 2018 tercanam dipotong. Ancaman pemotongan ini dilakukan sebagai sanksi administratif apabila sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) penggunaan Dana Desa (Dandes) lebih dari 30 persen. Hal ini ditegaskan Instruktur Aparatur Desa Pemkot Kotamobagu Ahmad Yani Umar.

“Sanksi administratif bakal diberikan jika anggaran Dandes tidak terserap dengan maksimal. Atau jika SILPA tembus 30 persen,” tegas Umar saat menyampaikan pemaparan rapat evaluasi penggunaan Dana Desa (Dandes) triwulan I, II dan III tahun 2017 di Kantor Balai Desa Boyowa Besar, kecamaan Kotamobagu Selatan, kemarin.

Umar yang juga menjabat Kepala Dinas Kominfo menegaskan, dalam rekening kas desa (RKD) jika nanti terdapat lebih dari 30 persen sisa Dandes sampai akhir tahun anggaran, maka kepala daerah akan memberikan sanksi. “Hal ini sesuai dengan peraturan pemerintah (PP) nomor 8 tahun 2016 tentang dana desa yang bersumber dari APBN,” jelasnya.

Dia mengatakan, sanksi administratif yang bakal diberikan berupa penundaan penyaluran hingga pemotongan. “Misalnya di satu desa penggunaan Dandes tahun ini menyisakan sisa dana lebih dari 30 persen, maka tahun depan desa ini akan dapat sanksi penundaan penyaluran Dandes tahap pertama sebesar Silpa yang disisakan,” katanya.

Ia pun mengatakan, tersisanya uang Dandes yang tidak terserap bisa menjadi acuan Kemendagri memotong alokasi untuk kabupaten/kota tahun depan. “Karenanya, seluruh kepala desa agar fokus untuk menyelesaikan program kegiatan yagn ditetapkan,” sebutnya. “Tentunya dengan mengedepankan asas pemanfaatan dan pengalokasian adminsitrasi serta tetap patuh pada ketentuan,” kuncinya. (fgn)

Kirim Komentar