18 Okt 2017 13:05
Picu Kemacetan Makin Parah

Cabut Portal Boulevard-Samrat!

MyPassion
Ilustrasi

MANADO—Penutupan jalan pintas baik pakai portal, batu maupun kayu dari Boulevard ke Samrat, harus dicabut. Sebab membuatkan  kemacetan makin parah. Pantauan koran ini, Selasa (17/10), kemarin, kendaraan tertumpuk di satu jalan, banjir keluhan pengendara.

Menurut pengendara yang enggan menyebutkan namanya, seharusnya jalan pintas jalan dibuka, supaya kendaraan dari arah Boulevard bisa melewati jalan pintas sampai di Samrat. Kalau semua kendaraan lewat pompa bensin ke arah Samrat, menimbulkan kemacetan. “Kalau jalan ditutup supaya menghindari tindak kejahatan, alangkah baiknya kalau sudah jam 12 malam,” saran sejumlah warga pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Manado Kompol Marganda Aritonang SH SIK ketika dikonfirmasi mengatakan, jalan pintas dari Boulevard ke Samrat ditutup warga. Pihaknya sudah turun untuk membuka jalan pintas yang ditutup masyarakat. “Baru satu yang kami buka tadi (kemarin, red). Yaitu jalan pintas di depan MTC Manado,” ungkap Aritonang.

Dia mengatakan, jalan pintas lain yang dipasang portal belum dibuka. “Kami akan melakukan pendekatan persuasif dengan masyarakat dan Pala. Kami akan mencoba mendiskusikan dengan Pala untuk membuka portal atau jalan pintas yang ditutup,” tegasnya.

Kepala Lingkungan IV Titiwungen Selatan Ismail Betasiala mengatakan, portal hanya ditutup, saat ada acara dan sholat Jumat di Lorong Penca. “Portal tetap dibuka setiap harinya. Nanti ditutup saat ada acara. Jam 6 pagi, portal sudah dibuka sampai larut malam. Kami tidak pernah larang kepada semua pengendara yang lewat. Karena itu memang jalan umum,” kata Ismail.

Dijelaskannya, saat tarkam tiga tahun lalu pihaknya meminta kepada pemerintah agar dipasang portal. “Karena kebanyakan saat terjadi tarkam  beberapa orang yang tidak tahu asalnya dari mana, masuk ke lorong dan buat kericuhan,” ucapnya. (ctr-05/ite)

Kirim Komentar