13 Okt 2017 10:41
Bakal Timbul Tindak Pidana Baru

Bidik Pemesan Dokumen Palsu

MyPassion
Ibrahim Tompo

MANADO—Terungkapnya sindikat pemalsuan dokumen seperti KTP, SIM, SKCK, STNK, Akta Cerai, dan berbagai jenis dokumen penting lainnya di Manado, terus diselidiki secara mendalam oleh Polda Sulut dan jajaran.

Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Bambang Waskito melalui Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo SIK MSi mengatakan, pihaknya sementara menelusuri siapa saja yang terlibat. Baik itu instansi maupun perorangan yang terlibat, serta memesan dokumen-dokumen tersebut.

Menurut Tompo, disinyalir para pemesan menggunakan dokumen-dokumen palsu tersebut untuk berbagai keperluan. Seperti melamar pekerjaan, pengurusan kredit, asuransi, dan lainnya.

Penggunaan dokumen palsu, lanjut Tompo, bisa menimbulkan kasus baru. “Misalnya ada yang memesan akta cerai. Tujuannya pasti untuk menikah lagi. Nah, kalau ketahuan, hal ini otomatis menimbulkan tindak pidana baru,” ujarnya.

Dampak penggunaan dokumen-dokumen palsu, tambah Tompo, tentu sangat merugikan banyak pihak. Untuk itu, Polda Sulut dan jajaran tidak main-main dengan kasus tersebut. “Akan kami usut tuntas sampai ke akar-akarnya. Siapapun yang terbukti terlibat, pasti kami tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” tandasnya.

Sebelumnya, sindikat pembuat dokumen palsu dibekuk Tim Resmob Polresta Manado di Kompleks IKIP Bawah, Kelurahan Kleak, Kecamatan Malayang, Senin (9/10) lalu.

Enam lelaki berhasil dibekuk. Salah satu tersangka, ZN (32) adalah PNS. “Kasus ini sedang berproses untuk tingkat penyidikan. Mereka dikenakan Pasal 264 ayat (1) ke 1 dan ke 2 Sub 253 ayat (1) Jo 55 KUHP, dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara. Kalau sudah memenuhi unsur-unsur, para pelaku sudah bisa dilakukan penahanan,” jelas Wakapolda Sulut Brigjen Pol Johni Asadoma, didampingi Tompo, dan Wakapolresta Manado AKBP Enggar Brotoseno.(riedel/har)

Komentar
Kirim Komentar