12 Okt 2017 13:08

Tunjangan Naik, Kinerja Harus Ditingkatkan

MyPassion
Ilustrasi

MINSEL — Pasca penetapan peraturan daerah (perda) Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD, pendapatan wakil rakyat naik berkali lipat. Kini, peningkatan kinerja mereka ditunggu masyarakat.

 

Sekretaris Dewan (Sekwan) Lucky Tampi merinci, total tunjangan legislator Minahasa Selatan (Minsel) hampir Rp 40 juta. Dijelaskan Tampi, Oktober masuk bulan kedua penerapan tunjangan.

“Legislator telah menerima tunjangan itu sejak, bulan lalu, pasca ditetapkannya perda tersebut. Mereka juga telah mengembalikan kendaraan dinas sebagaimana diatur dalam PP 18/2017. Ada sembilan, dan semua sudah dikembalikan," beber Tampi di ruang kerjanya, kemarin.

Hanya saja, revisi direncanakan dilakukan terhadap tunjangan perumahan pimpinan. "Selisih antara pimpinan dengan anggota terlalu dekat. Di daerah lain, selisih antara anggota dan pimpinan cukup jauh. Apalagi pimpinan tidak mendapat tunjangan kendaraan dinas karena memang melekat kepada mereka," jelasnya.

Terpisah, Pengamat Pemerintahan Marthen Kimbal berpendapat, kenaikan tunjangan harus diimbangi dengan kinerja. Selain itu, legislatif diminta mulai belajar hemat. Terutama dalam hal studi banding dan perjalanan dinas. "Bila tidak mendesak, sebaiknya diurungkan. Ini demi efektivitas anggaran di daerah," pintanya.

Masyarakat pun wajib melakukan pengawasan langsung. Dengan kenaikan itu, tuntutan kepada para anggota DPRD dipastikan meningkat. "Konstituen anggota DPRD jangan hanya diam. Bila ada hal yang ganjal, segera laporkan ke Badan Kehormatan DPRD," tutupnya. (jen/ria)

Kirim Komentar