12 Okt 2017 10:04

Reklamasi Beach Park Kalasey Dipertanyakan

MyPassion
TANDA TANYA: Maket Beach Park Kalasey yang sudah beredar luas.

MANADO—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) masih enggan banyak berkomentar terkait reklamasi yang dilakukan Beach Park Kalasey. Saat diwawancarai Selasa (10/10) lalu, Kepala DLH Sulut Marly Gumalag mengatakan, reklamasi harus terlebih dahulu memiliki rekomendasi izin dari DLH.

 

Didampingi Kepala Bidang Tata Lingkungan Tinny Tawaang, Gumalag mengaku baru akan mengecek izin reklamasi Beach Park Kalasey. “Saya akan cek lagi. Namun setahu saya, izin reklamasi masih menggunakan izin lama dari Kabupaten Minahasa,” sebutnya. Sayangnya, ketika coba dikonfirmasi lagi, Rabu (11/10), Gumalag tak berada di kantornya.

Di sisi lain, dari informasi yang dihimpun, reklamasi Beach Park Kalasey tidak melibatkan Pemprov Sulut. Wakil Ketua Komisi III Amir Liputo saat dimintai tanggapan mengatakan, Sulut sudah memiliki Perda Zonasi sejak 2016 lalu. “Perda ini juga mengatur terkait reklamasi. Kalasey itu masuk. Semua izin reklamasi jadi kewenangan Pemprov. Bahkan izin yang sudah ada harus menyesuaikan dengan aturan terbaru,” tukas Liputo.

Dia mencontohkan salah satu proyek di Likupang yang masuk dalam zonasi. “Akhirnya dihentikan karena belum menyesuaikan dengan aturan terbaru. Soal ini akan saya bawa ke rapat komisi untuk didiskusikan. Jika memang mendesak, akan kami panggil hearing instansi terkait,” pungkas Liputo, yang juga pernah menjadi salah satu personel pansus Perda Zonasi.(ctr-03/gel)

Kirim Komentar