12 Okt 2017 09:25

Buru Sembilan Tiket Tersisa

MyPassion

MOSKOW – Selamat tinggal Belanda, Cile, dan Amerika Serikat. Kekuatan besar di zona masing-masing itu akhirnya tersingkir dalam perebutan tiket ke putaran final Piala Dunia 2018.

”Tak sepatutnya kami berada di rumah saat Piala Dunia berlangsung. Saya yang bertanggung jawab,” kata Bruce Arena, pelatih AS, kepada ESPN setelah anak buahnya tersingkir menyusul kekalahan 1-2 dari Trinidad dan Tobago, kemarin pagi WIB (11/10).

Sebanyak 23 di antara kuota 32 slot di ajang empat tahunan di Rusia tahun depan itu sudah terisi. Dari enam zona (AFC/Asia, UEFA/Eropa, CAF/Afrika, OFC/Oceania, CONCACAF/Amerika Utara dan Tengah, serta Conmebol/Amerika Selatan), tinggal sembilan tiket yang tersedia. Yakni, 3 tiket di zona Afrika, 4 tiket Eropa, dan 2 tiket playoff  interkontinental.

Perebutan sembilan tiket tersebut akan dituntaskan periode 6–14 November. Setelah semua slot terisi lengkap, dilanjutkan pengundian fase grup putaran final Piala Dunia 2018 pada 1 Desember di Istana Kremlin.

Hingga kemarin, di antara 23 nama yang lolos ke Piala Dunia 2018, ada dua tim debutan. Yakni, Islandia/UEFA serta Panama/CONCACAF. Sedangkan rekor tim paling sering lolos dipegang Brasil. Piala Dunia 2018 merupakan partisipasi mereka yang ke-21.

Mengutip ESPN kemarin (11/10), penyelesaian persiapan sebelas kota yang jadi host Piala Dunia akan dikebut pada akhir tahun ini. Selain Moskow, Sochi, Kazan, dan St Petersburg adalah kota yang kelengkapan stadionnya sudah beres.

Sementara itu,  kelolosan Argentina ke Piala Dunia untuk ke-17 kalinya tahun depan di Rusia melahirkan beberapa kronik. Mulai penundaan konser bintang rock U2 di Buenos Aires. Sampai memboyong 'orang sakti' ke Quito kemarin (11/10).

                Dua media besar Argentina TyC Sports dan La Clarin menuliskan kehadiran sang dukun yang bernama Manuel tersebut di ibukota Ekuador memberikan aura positif bagi Lionel Messi dkk. Argentina yang biasanya susah menang di Quito, kemarin menang 3-1 atas tuan rumah.

                Menurut La Clarin bekas gelandang Argentina Juan Sebastian Veron membisikkan kepada Ketua Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) Claudio Tapia buat memboyong Manuel ke lokasi Argentina bertanding. Veron merujuk klub Estudiantes de La Plata yang menjadikan Manuel jimat berhasil menang turnamen paling bergengsi se-Amerika Latin, Copa Libertadores, pada 2009 lalu.

 

                “Dia bisa melihat atau menerawang banyak hal yang umumnya tak bisa dilakukan orang kebanyakan. Manuel memiliki energi spesial dalam dirinya,” tutur salah satu perempuan yang pernah jadi 'pasien' Manuel kepada La Clarin. Demi melindungi namanya, perempuan itu mewanti-wanti agar namanya tak dikorankan.

                Sayangnya pihak AFA sama sekali tak memberikan konfirmasi atau keterangan soal kebenaran berita diboyongnya Manuel ke Quito. Meski dalam jepretan La Clarin, Manuel kedapatan berinteraksi dengan pemain-pemain Argentina di hotel mereka menginap di Guayaquil.

                Sementara itu, seperti diberitakan Billboard kemarin band rock U2 rela memundurkan jadwal konser di Buenos Aires. Sebab jadwal manggung Bono dkk kemarin berbarengan dengan laga pamungkas Argentina di kualifikasi Piala Dunia 2018.

                “Bisa Anda bayangkan bagaimana meriahnya pertunjukan jika Argentina menang lawan Ekuador. Andaipun Argentina kalah, kami akan tetap bermain dan menghilangkan sedikit kegetiran akibar kekalahan itu,” tutur show producer konser U2 Daniel Grinbank kepada La Nacion.

Di sisi lain, dua pemain terbaik dunia saat ini Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo memang paling tahu bagaimana membuat pendukungnya deg-degan. Baik Messi dan Ronaldo sama-sama baru memastikan kelolosan timnya di matchday pamungkas kualifikasi zona Amerika Latin serta Eropa kemarin (11/10).

123
Kirim Komentar