11 Okt 2017 08:56

Marak OTT, Kepala Daerah Bisa Habis

MyPassion
Zulkifli Hasan

JAKARTA- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyoroti sepak terjang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab, KPK getol melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Ia merujuk dalam dua pekan terakhir, sudah ada enam kepala daerah terjaring OTT. Kepala daerah se-Sulut pun terancam. "Kalau begini terus, bisa habis kepala daerah, belum lagi anggota DPR," sesal Zulkifli di sela acara peresmian Pusat Kajian Kejaksaan, di Universitas Hasanuddin, Makassar, Selasa (10/10).

 

Menurutnya, hampir semua instansi pemerintahan memiliki oknum koruptor yang sudah ditangkap KPK. Begitu juga oknum legislator, mulai anggota DPR hingga Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Ketua DPD saat itu, Irman Gusman, juga terkena OTT kasus suap. "DPD sudah, sekarang yang ramai dibicarakan DPR. Tinggal MPR saja ini yang belum," beber Ketua Umum PAN itu.

Selain itu, kata Zulkifli, penegak hukum pun banyak tertangkap KPK, hanya dengan membawa uang Rp10 juta hingga Rp20 juta. Sehingga, banyak pejabat negara yang tak berani membawa uang lagi. "Memang harus dibicarakan aturannya, agar tak membuat orang ketakutan. Bawa uang Rp10 juta saja, nanti ditangkap KPK," ujarnya.

Menurutnya, negara maju tidak lagi memenjarakan orang yang tersandung kasus atau bersalah. Tetapi, mendidik mereka agar menjadi orang baik. Ia mengakui, banyaknya pejabat negara yang tertangkap karena keserakahan terhadap uang.

Di kesempatan sama, Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, penegak hukum memang masih perlu untuk diawasi. Sebab, jika tidak dikhawatirkan akan terjadi tindakan yang tidak diharapkan. "Kalau tak ada pengawasnya, pasti akan melakukan tindakan semena-mena," tutur Prasetyo. (***)

Kirim Komentar