09 Okt 2017 09:39

Usut Perkara Ketua PT Manado!

MyPassion
KPK geledah Kantor Pengadilan Tinggi Manado

MANADO- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta tak hanya berhenti kasus Marlina Moha Siahaan (MMS), yang menjerat Ketua Pengadilan Tinggi Manado nonaktif Sudiwardono. KPK pun harus mengusut tuntas setiap perkara yang ditangani Sudiwardono, sejak menjabat ketua PT Manado terhitung 24 Maret 2016.

 

Akademisi Sulut Dr Ferry Liando mengimbau semua jajaran KPK untuk tidak berhenti sampai di kasus ini saja. Pemeriksaan lebih lanjut, harus terus dilakukan, untuk menemukan semua penegak hukum maupun pemerintah yang berlaku curang. “Harus ada pemeriksaan lanjutan. Agar semuanya semakin transparan. Komisi Yudisial juga harus memperkuat pengawasan pada hakim-hakim di seluruh Indonesia,’’ tegas Liando.

Olehnya, sistem pengawasan hakim harus diperkuat Mahkamah Agung. Sesuai Maklumat MA nomor 1/ Maklumat/XI/2017, harus memberi manfaat pada hakim. “KPK dalam hal ini sudah bekerja keras dan itu wajib didukung semua pihak,’’ serunya.

Dirinya pun ikut mengingatkan semua penegak hukum maupun pemerintah Sulut untuk selalu berhati-hati, dan harus memiliki kesadaran. Jika menjadi pejabat publik maupun penegak hukum, harus mengedepankan tanggung jawab dan integritas.

“Sogok-menyogok untuk mempengaruhi putusan dan kewenangan institusi lain adalah hal yang salah,” tandasnya. Karenanya, semua figur politisi maupun penegak hukum harus memiliki sifat yang wajib diteladani. “Selalu menjaga nama baik, dan bentengi diri dengan iman, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,’’ harapnya.

Pengamat Hukum Pidana Sulut Prof Atho Bin Smith MH menilai meskipun penegak hukum, tidak ada jaminan sedikitpun tidak terlibat dengan kasus Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). “Penegak hukum hanya manusia. Jika tidak memiliki integritas yang baik, pasti akan mudah tergiur dengan hal salah,’’ sorot Smith.

Ditegaskannya, KKN sering terjadi karena law enforcement  (penegakan hukum, red) tidak berjalan baik. “Hukum materilnya sudah bagus, tapi formilnya yang tidak sesuai. Sehingga kasus seperti ini sering terjadi,’’ bebernya.

Smith mengimbau pemerintah maupun penegak hukum untuk selalu mengutamakan tanggungjawab saat bekerja. Harus tetap menjaga amanat yang diberikan. Selain itu, mengutamakan tanggung jawab moril. “Tidak hanya pada pekerjaan, tapi juga pada Tuhan,’’ pintanya.(ayurahmi/gnr)

Kirim Komentar