06 Okt 2017 12:37
Sisa 4,2 Miliar Harus Dibayar

Penunggak Wajib Pajak Diburu

MyPassion

MANADO—Badan Pengelola Pajak dan Retribusi (BP2R) Kota Manado kejar wajib pajak yang menunggak pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kepala BP2R Drs Harke Tulenan Msi, didampingi Kepala Bidang Pelayanan Pajak dan Retribusi Drs Recky Pesik mengatakan, terhitung 1 Oktober wajib pajak yang tidak menyetor PBB-nya sampai batas 30 September, dikenakan denda 2 persen dari objek pajak. ”Aturan ini kami akan tegakkan. Sebab, denda 2 persen sudah masuk dalam sistem. Mau tidak mau wajib pajak harus membayarnya,” tegas Tulenan.

Dia mengungkapkan, dari target PBB Rp28,7 miliar realisasi PBB sampai 30 September 2017 sebesar Rp24,4 miliar atau 85,27 persen. ”Sisa PBB Rp4,2 miliar akan terus kami kejar kepada wajib pajak yang belum membayar maupun penunggak pajak,” katanya.

Dijelaskannya, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan membuat surat pemanggilan kepada wajib pajak yang lewat membayar maupun penunggak pajak untuk dimintai klarifikasi. ”Kami akan meminta wajib pajak untuk membayar tunggakan. Kami juga akan turun melakukan sosialisasi supaya wajib pajak yang menunggak untuk segera membayar pajak,” tandasnya.

Terpisah, Camat Wenang Donal Sambuaga mengungkapkan, pihaknya memiliki cara supaya warga membayar tunggakan PBBnya. ”Setiap pengurusan surat keterangan Kartu Keluarga, KTP dan sejenisnya tidak akan dilayani selama tidak menunjukkan bukti setoran pajak. Ini sudah berlaku di kecamatan kami,” beber Sambuaga.

Senada Camat Paal Dua Marthen Kapojos. Menurutnya, pihaknya sudah menggelar rapat dengan lurah dan pala untuk mempercepat membayar pajak bagi yang menunggak.”Kami tidak akan memberikan pelayanan di kecamatan kepada masyarakat yang menunggak pajak. Jadi, bukti pembayaran PBB lunas, baru kami layani,” pungkasnya. (ite)

Kirim Komentar