06 Okt 2017 12:38

JS: Masalah UKIT Harus Dituntaskan

MyPassion
James Sumendap

MANADO—Permasalahan yang terjadi di Universitas Kristen Tomohon (Ukit) yang tak kunjung selesai mendapat perhatian dari anggota jemaat GMIM James Sumendap (JS). Menurut Ketua Alumni UKIT ini, yayasan harus mendengar apa yang dikatakan Sinode GMIM. "Hirarkinya jelas. Apa kata Sinode GMIM itu yang dilakukan yayasan. Apa yang diputuskan sinode harus diamankan pihak penyelenggara.

 

Kalaupun ada yang tidak loyal termasuk pegawai organik, dosen organik harus dicoret. Serta dosen atau pegawai non organik dikeluarkan. Jangan kotori UKIT dengan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Jangan bermain kotor," tegas JS. Dulu, lanjutnya, dosen-dosen yang mengajar di UKIT menjadikan itu sebagai pelayanan. “Mereka terpanggil melayani lewat pendidikan,” sebutnya.

Di sisi lain JS mengatakan, anggota senat adalah penjelmaan pemilik Sinode GMIM. Senat tak bisa berdiri sendiri, karena sesungguhnya UKIT itu ada pemilik. "Memang ada UU Dikti. Namun itu hanya syarat formil saja. Jangan samakan UKIT yang notabenenya universitas swasta dengan BLU seperti Unsrat dan universitas negeri lainnya. Karena nawacita Presiden mencerdaskan bangsa. Makin banyak lembaga pendidikan makin bagus," jelas Bupati Minahasa Tenggara ini. 

Bagaimana pun, lanjutnya, rektor terpilih, harus sejalan dengan Sinode GMIM selaku pemilik UKIT. "Jangan ambil yang tidak sejalan. Kalau begini pengelolaan UKIT sampai kiamat tak akan selesai," sambung Sumendap.

Sumber kekisruhan dinilai Sumendap, karena yayasan tidak pernah satu. Padahal yayasan itu diangkat sinode. "Rektor harus bertanggungjawab ke ketua sinode. Karena ketua sinode yang memegang otoritas," ujarnya. Lanjut Sumendap, begitu pun dengan sinode harus konsisten. “Sinode harus punya keberanian. Karena dari kewibawaanlah yang memunculkan keberanian. Intinya masalah UKIT harus dituntaskan," tandasnya.(tr-04/gel)

Kirim Komentar