03 Okt 2017 13:17

Empat Tersangka Pengadaan Rumpon Ditahan

MyPassion
Ilustrasi

SANGIHE—Kejaksaan Negeri Tahuna menahan empat orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kontruksi rumpon, di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sangihe.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tahuna Muhamad Irwan Datuiding SH MH, ketika jumpa pers, Senin (2/10), kemarin, mengatakan, untuk kasus tersebut telah ditetapkan empat orang tersangka.  Tiga orang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan satu orang lagi penyedia jasa atau kontraktor PT Inti Karya Sejati.

Kajari memastikan, proses hukum terhadap para tersangka akan segera dilimpahkan dan selanjutnya barang bukti akan dikembalikan ke Kas Negara.“Perlu kami tegaskan dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor), kami tidak akan pandang bulu siapapun dia. Dan untuk kasus ini yang kami tangani adalah dalam rangka pengerjaan kontruksi rumpon 6000 meter sebanyak 25 unit.  Semestinya rumpon ini dibagikan kepada nelayan. Namun kenyataan tidak sesuai dengan apa yang direncanakan,” tegasnya.

 

Dia menjelaskan, dalam proses penyelidikan terhadap pekerjaan kontsruksi rumpon tahun 2015 tersebut, pihak korps baju coklat ini menemukan Rp 536juta, kerugian negara dari total pekerjaan Rp 3,5 miliar yang dilakukan empat tersangka.
"Di mana saat uang itu dicairkan 100 persen, proyek tersebut baru berjalan 40 persen. Dengan sendirinya tindakan pidana
di dalamnya, apalagi barang yang disalurkan tidak diserahkan penuh untuk penerima bantuan,” ujarnya.


Lanjut Datuiding, Kejaksaan Negeri Tahuna akan melakukan penahanan bagi ke empat tersangka  masing- masing tiga ASN di DKP yakni SIA, IT, TH dan ATM dari pihak ketiga.

“Selain itu juga beberapa kasus dugaan Tipikor bakal dinaikkan ke tahap penyelidikan sebagai bentuk keseriusan kejaksaan terhadap tindak lanjut tindak pidana korupsi,” pungkasnya. (ctr-17/ite)

Kirim Komentar