26 Sep 2017 09:45
Zetizen Summit 2017 Cari Pemenang ke New Zealand

Graha Pena Surabaya Dikira Mall

MyPassion
SELAMAT DATANG: Lima Alpha Zetizen Sulut (dari kiri) Arjuna Rahayaan, Magdalena Marinu, Fenyo Ezra, Amelia Sambominanga dan Gilbert Pangkong berada di ruangan redaksi Jawa Pos, kemarin (25/9) Foto: Kenjiro/Zetizen MP

PETUALANGAN Amelia Sambominanga, Arjuna Rahayaan, Fenyo Ezra, Gilbert Pangkong dan Magdalena Marinu baru saja dimulai. Senin (25/9) menjadi hari pertama perjalanan lima Alpha Zetizen Sulawesi Utara 2017 ini di acara Zetizen Summit. Iven nasional yang digeber di Surabaya ini menjadi ajang berkumpulnya para Alpha Zetizen dari 34 provinsi se-Indonesia. Setelah melalui serangkaian proses seleksi, 170 anak termasuk lima anak kebanggaan Nyiur Melambai akhirnya bisa terbang ke Surabaya mengikuti gelaran Zetizen Summit yang diselenggarakan dari tanggal 25 hingga 28 September.

 

Agenda yang dipelopori Jawa Pos Group bersama pemerintah New Zealand ini kembali mengusung konsep glamour camping (glamping). Sesuai dengan temanya, kegiatan digelar di Grand Whiz Trawas. "Ini pertama kalinya saya ke Surabaya. Senang sekali bisa datang kesini, selain berkompetisi saya juga bisa menginjakkan kaki ke tempat yang baru," ujar Arjuna Rahayaan mahasiswa Politeknik Negeri Manado.

Saat tiba di Surabaya ia dibuat terpukau dengan kondisi ibu kota Jawa Timur ini yang menurutnya sangat maju. Cowok yang berasal dari Kabupaten Kepulauan Sangihe ini takjub dengan gambaran perkotaan Surabaya yang sangat berbeda dengan tempat asalnya. "Kotanya megah, terus jarak dari satu tempat ke tempat lain jauh banget. Oh ya, Surabaya juga macet banget seperti Jakarta ya," ujarnya dengan senyum sumringah.

Setibanya di Surabaya para Alpha Zetizen mampir di Graha Pena Jawa Pos. Kantor Jawa Pos yang super megah ini tidak hanya menjadi pusat dari koran Jawa Pos sendiri, tapi juga terbagi dalam beberapa area besar. Bahkan ketika bus tiba di depan Graha Pena, para Alpha Zetizen sempat mengira gedung kebanggaan Jawa Pos tersebut adalah mal. "Kirain ini mal (menunjuk gedung Graha Pena), ini gedungnya besar dan superlengkap. Ada mini market dan coffee shop segala," ungkal Gilbert Pangkong.

Di Graha Pena Jawa Pos para finalis diajak berkeliling ke berbagai area. Mulai dari ruang redaksi keren yang pernah memenangkan award the coolest newsroom, DBL arena, DBL store, DBL Indonesia office hingga kafe. Tak mau melewatkan kesempatan, kelima Alpha Zetizen Sulut bersemangat mengabadikan gambar di berbagai spot menarik.

Selama mengikuti tur, mereka juga dijelaskan sistem kerja hingga para pekerja di belakang layar. Misalnya untuk pembuatan halaman Zetizen Jawa Pos. "Untuk bisa membuat halaman, dimulai dari brainstorming saat rapat. Temanya diambil dari kehidupan anak muda sehari-hari," papar editor Zetizen Afrieza Zaqi. Setelah puas berjelajah, seluruh Alpha Zetizen langsung menuju ke Grand Whiz Trawas untuk kegiatan utamanya. (***)

Kirim Komentar