25 Sep 2017 13:03

Posisi Rumah Diundi, 36 Rumah Pengungsi Resmi Ditempati

MyPassion

SANGIHE–Setelah menunggu lama, akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), resmi menyerahkan 36 unit rumah bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor.

 
Kepala BPBD Ir Reintje Tamboto menjelaskan, pembagian sekaligus penempatan masing-masing unit rumah tersebut dilakukan dengan cara pengundian oleh pihak BPBD didampingi pemerintah Kecamatan Tahuna Barat, di Pendopo Kantor Camat Tahuna Barat, Selasa (19/9) lalu.

“Dengan penempatan rumah yang baru tersebut, diharapkan korban bencana merasa legah dan dapat melakukan aktivitas seperti biasa," tutur Tamboto.


Sementara itu, Camat Tahuna Barat John Makanaung berharap, ke depan Pemkab dapat memberikan sertifikat bagi masing-masing korban bencana alam, yang telah menempati rumah tersebut untuk menjadi hak milik."Status lahan rumah tersebut masih milik pemerintah daerah. Saya berharap ke depan warga korban bencana alam, memiliki hak milik terhadap lahan rumah tersebut dan punya dasar hukum yang jelas,” harap Makanaung.


Camat juga mengatakan, untuk relokasi di Kelurahan Kolongan Mitung ada 36 unit. Korban bencana mencabut nomor undian untuk menentukan posisi rumah. “Di  Kelurahan Kolongan Beha ada 17 Kepala Keluarga (KK) Kelurahan Kolongan Beha 18 KK dan Kelurahan Kolongan Beha Baru 1 KK," kata Camat

Ditambahkannya, untuk rumah pengungsi yang dibangun di lahan sendiri, antara lain  di Kelurahan Kolongan Beha ada sembilan unit,  Kelurahan Kolongan Beha Baru enam unit.  Termasuk dua unit yang dibangun sendiri oleh pemilik/korban dan telah diganti uang oleh rekanan. “Sedangkan untuk Kelurahan Kolongan Akembawi ada 23 unit termasuk dua unit yang minta bantuan material/uang karena bangun pondasi sendiri,” pungkasnya. (ctr-17/ite)

Kirim Komentar