25 Sep 2017 10:51

Marquez-Dovizioso Ketat, Ini Klasemen MotoGP 2017

MyPassion

ARAGON- Sebelum balapan berlangsung tadi malam, Marc Marquez sudah lebih awal mengatakan bahwa GP Aragon akan sangat krusial dalam penentian peta persaingan perebutan gelar juara MotoGP 2017. Kemenangan megabintang Repsol Honda di Aragon sekaligus menjawab prediksi yang dibuatnya sendiri. Membawa pulang poin sempurna, kini Marquez unggul 16 poin dari rival terdekatnya di klasemen pembalap Andrea Dovizioso (Ducati).

 

                Start dari posisi lima, Marquez memulai lomba dengan lambat. Namun dia mendapatkan keuntungan dari kesalahan pole sitter Maverick Vinales yang melebar di tikungan terakhir lap pertama. Posisi jagoan MovistarYamaha itu langsung melorot ke urutan empat di belakang Jorge Lorenzo (Ducati) yang melakukan start sempurna, Valentino Rossi, dan Andrea Dovizioso.

 

                Memanfaatkan keuntungan dari kesalahan Vinales, Marquez langsung menunjukkan superioritas di hadapan para rival. Hanya butuh waktu enam lap rider 24 tahun tersebut melewati Dovizioso di posisi ketiga. Setelah itu, Marquez dengan cepat memburu posisi Rossi. Pada lap berikutnya, dengan melakukan late braking  Tikungan 12 dia mencoba menyalip Rossi, Tapi usahanya gagal. Marquez melebar. 

                Akibat manuver gagal tersebut posisinya melorot lagi ke belakang Dovi. Tapi pada lap berikutnya rider Spaniard itu sekali lagi dengan mudah menyalip rival utamanya untuk merebut posisi ketiga. Dua putaran kemudian giliran Rossi yang tak kuasa membendung Marquez. Memasuki tikungan 16 Marquez datang menyerang, Rossi mencoba merespon. Tapi pace Marquez memang lebih baik. Pada pada tikungan berikutnya, Marquez sudah ada di posisi kedua.

                Serangan pamungkas Marquez datang di Lap 16. Marquez yang sudah begitu dekat dengan Lorenzo memanfaatkan kelincahan motornya di tikungan-tikungan cepat. Sedangkan Lorenzo hanya mengandalkan kekuatan power mesin di trek lurus. Di tikungan 12 Marquez menyalipnya. Keunggulan Lorenzo selama lebih dari separo balapan akhirnya tumbang. Setelah itu posisi Marquez tak terkejar lagi. Kemenangan kelima musim ini diraih di Aragon.

                ''Balapan yang tidak mudah. Di awal saya tak menemukan feeling yang bagus pada motor. Saya mencoba kembali mendapatkan feeling tersebut. Tapi bahkan di akhir balapan saya tidak merasa sangat nyaman. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, saya merasa lebih kesulitan tahun ini,'' ucap Marquez usai lomba. Meski begitu kemenangan tersebut sudah diprediksi sebelumnya. Aragon adalah teritori Marquez sejak di kelas Moto2. Selain itu, motor Honda memang pas dengan karakter Aragon.

                Dominasi Honda semakin sempurna dengan penampilan impresif Daniel Pedrosa. Pembalap Spanyol tersebut melibas Lorenzo dua lap jelang bubaran. Honda finis 1-2. Jarak keduanya 0,879 detik Pedrosa finis di podium untuk ke-8 kalinya musim ini. Sementara Lorenzo finis ketiga dan mengamankan podium keduanya bersama Ducati. Seluruh podium dikuasai pembalap Spanyol. Kondisi ideal untuk memuaskan fans tuan rumah.

                ''Sangat senang dengan  hasil balapan ini. Kami tidak yakin dengan pilihan ban sebelum lomba. Saya memilih medium dan harus berhati-hati di awal balapan. Saya terlalu lama memburu Maverick sehingga kehilangan banyak waktu untuk mengejar grup terdepan,'' ucap Pedrosa. Menurutnya, jika bisa datang ke depan lebih cepat, kemungkinan besar pertarungan dengan Marquez bakal terjadi.

                Lorenzo mengaku sedikit kecewa kehilangan kemenangan pertamanya dengan jarak yang tak terlalu jauh. Menurutnya, pada 10 lap terakhir, cengkeraman ban belakangnya berkurang signifikan. ''Saya tak bisa mengikuti Dani yang menggunakan medium dan Marc yang memasang hard,'' ucap Lorenzo yang memasang soft untuk ban belakangnya.

                Penampilan mengagumkan dipamerkan Valentino Rossi di Aragon, 23 hari setelah kaki kanannya patah. Meski finis kelima, The Doctor berkali-kali meladeni tantangan bertarung dari pembalap-pembalap lain seperti Pedrosa, Marquez, dan yang paling seru adalah rekan setimnya sendiri Vinales.

                Pertarungan keduanya terjadi pada Lap 18. Setelah menyelesaikan duel dengan Dovizioso, Vinales melanjutkan perburuan mengejar Rossi. Pada tikungan 12 Vinales menyerang dari dalam, tapi Rossi mampu mempertahankan posisinya. Vinales kemudian mencoba lagi dua tikungan berikutnya. Lagi-lagi Rossi “menutup pintu”. Tidak ada istilah pertemanan di situ. Rossi yang masih kesakitan menahan patah di kaki kanannya juga ogah menyerah.

                Tapi Rossi sudah kehilangan banyak grip ban. Pada lap berikutnya, dia melebar di tikungan 1 dua lap terakhir. Vinales finis keempat.

                Pembalap yang paling merugi di Aragon tadi malam adalah Dovizioso. Hanya mampu finis di posisi ketujuh, bintang Ducati itu harus kehilangan banyak poin di balapan kandangnya. Datang ke Aragon berbagi posisi sebagai pemuncak klasemen pembalap bersama Marquez, yang sama-sama meraih 199 poin, kini Dovi tertinggal 16 poin.

                Hanya tinggal lima seri tersisa musim ini. Motegi, Phillip Island, Sepang, dan Valencia. Setelah Aragon, posisi Marquez bisa dibilang aman. Yang terancam justru Dovi. Performanya belum sekonsisten para rivalnya. Vinales kini mendekat 12 poin dalam perebutan posisi kedua. (jpg)

Kirim Komentar