22 Sep 2017 14:41
Meninggal Dapat 160 Juta

Ternyata Ribuan Nelayan Belum Diasuransikan

MyPassion
Ilustrasi

BOLTIM—Belum seluruh nelayan di Boltim mendapat asurasi dari pemerintah. Masih ada ribuan yang belum diasuransikan. Pasalnya, tahun ini baru 1.850 yang mendapat asuransi. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kelautan Perikanan Erna Mokodongan.

 

Menurutnya, dari total itupun harus dibagikan secara bertahap. "Dari jumlah itu baru 800 diserakan. Prosesnya dilakukan secara bertahap," ungkapnya.

Lanjut Mokodongan, pembagian kartu asuransi difokuskan di daerah pesisir seperti di Kecamatan Nuangan. Di antaranya ada Desa Iyok, Loyou, Jiko Induk, Jiko Port, dan Jiko Belanga serta Bulawan Bersatu di Kecamatan Kotabunan. "Sisanya akan terus dibagi bertahap oleh petugas DKP," ujarnya.

Lanjutnya, kartu asuransi ini sangat bermanfaat bagi nelayan serta keluarga. "Jika misalnya terjadi kecelakaan nelayan saat melaksanakan tugas, maka kartu ini bisa dimanfaatkan. Contoh meninggal dunia mendapat Rp 160 juta sedangkan cacat bisa sampai Rp 100 juta, tergantung organ tubuh yang hilang. “Jaminan asuransi ini juga mempermudah nelayan mendapat bantuan dari pemerintah pusat,” katanya.

Alfri Mokodompit, salah satu nelayan mengatakan, asuransi ini sangat bermanfaat. "Selama ini kami takut jika terjadi sesuatu di lautan. Karena istri dan anak tidak ada jaminan. Sebab kami tumpuan hidup mencari uang. Tapi dengan adanya asuransi, kami sedikit tenag," ujar warga Kotabunan ini. (ctr-03/can)

Kirim Komentar