20 Sep 2017 12:43
Orang Tua Diminta Awasi Anak-anak

Waspada Ancaman Obat PCC

MyPassion
Ilustrasi

KOTAMOBAGU-Masyarakat diminta waspada dengan ancaman peredaran obat jenis Paracetamol Cafein Carisoprodol (PCC).

Wali Kota Tatong Bara mengatakan, obat jenis PCC marak beredar di kalangan anak muda, pelajar, mahasiswa. Dampak buruknya mengancam keselamatan generasu muda. "Diharapkan semua pihak, baik guru, masyarakat lebih khusus orang tua agar dapat mengawasi keberadaan dan kondisi putra putrinya setiap saat, mulai dari lingkungan keluarga, di sekolah maupun di tengah masyarakat," harap Tatong.

Sementara, Kadis Kesehatan Kotamobagu Haris Mongilong mengaku, pihaknya telah menerima penjelasan dari BPOM tentang jenis obat PCC. Di mana, tablet PCC menunjukkan positif mengandung Karisoprodol. "Karisoprodol digolongkan sebagai obat keras. Mengingat dampak penyalahgunaannya lebih besar dari pada efek terapinya, seluruh obat yang mengandung Karisoprodol dibatalkan izin edarnya pada tahun 2013," kata Haris, kemarin.

Dijelaskan, obat yang mengandung zat aktif Karisoprodol memiliki efek farmakologis sebagai relaksan otot. Namun hanya berlangsung singkat dan di dalam tubuh akan segera dimetabolisme menjadi metabolit, berupa senyawa Meprobamat yang menimbulkan efek menenangkan (sedatif).

Lanjut Haris, penyalahgunaan Karisoprodol digunakan untuk menambah rasa percaya diri, sebagai obat penambah stamina, bahkan juga digunakan oleh pekerja seks komersial sebagai bat kuat. “Rencananya, tanggal 4 Oktober nanti akan ada aksi nasional tentang Pemberantasan Penyalahgunaan Obat bersama Badan POM RI bersama Kepolisian dan BNN, serta instansi terkait lainnya,” pungkasnya.(yan/gnr)

Kirim Komentar