20 Sep 2017 12:22
Warning pada Kepala Desa

Bupati: Jangan Buat SPJ Fiktif

MyPassion
WARNING: Bupati Sri Wahyumi Manalip saat memberikan sambutan. Foto lain; peserta rapat. Foto: Fikantri Kaesang/MP

TALAUD—Surat pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan dana desa (dandes) mendapat perhatian Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM). "Kepala desa jangan ada yang buat SPJ fiktif. Kelola dana desa dengan sebaik-baiknya. Jangan ada yang fiktif," ujarnya saat membuka rapat koordinasi dan evaluasi dandes tahap 1, tahun anggaran 2017 di Aula BK, Selasa (19/9) kemarin.

Adapun rapat koordinasi dan evaluasi diikuti pemerintah 19 kecamatan, 142 kepala desa, dan para bendahara desa. SWM mengingatkan kembali agar dandes digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. Namun secara khusus prioritas dana desa diarahkan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sesuai prioritas yang ditetapkan pemerintah pusat.

"Terkait pelaporan realisasi penyerapan dan penggunaan dana desa, saya menyampaikan saat ini seharusnya pemerintah desa sudah menyampaikan laporan dimaksud. Dengan capaian penyerapan anggaran minimal 75 persen dan realisasi penggunaan minimal 50 persen," katanya.

Rapat koordinasi dan evaluasi ini bertujuan untuk melakukan sinkronisasi dan sinergitas pelaksanaan APBDes. Terutama pelaporan keuangan desa dalam hal ini penyerapan dan penggunaan dandes tahap 1 sebagai syarat dalam penyaluran tahap II. "Ini program kegiatan rutin. Asisten Pemerintahan, Kepala Inspektorat, Kepala BPKAD dan pejabat lainnya jadi narasumber dalam kegiatan ini," jelas Kepala BPKAD Gustaf Atang.(cw-02/gel)

Komentar
Kirim Komentar