19 Sep 2017 09:06
Pakai Teknologi Pengenal Wajah

Keren!! Ambil uang di ATM tidak Perlu Kartu

MyPassion
Ilustrasi

BEIJING—Sejumlah bank di China baru saja meluncurkan mesin ATM yang dilengkapi dengan teknologi pengenal wajah untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, seperti dilaporkan Beijing News Jumat (15/9).

 

Mesin yang diluncurkan oleh cabang-cabang bank China Construction Bank (CCB), Agricultural Bank of China (ABC) dan China Merchants Bank (CMB) dapat mengidentifikasi dan mengotentikasi pengguna yang bahkan kembar, menggunakan make up, atau melakukan operasi wajah ringan, sesuai dengan bentuk tulang dan jarak alis.

Hanya dibutuhkan waktu kurang dari satu menit untuk menarik uang dari mesin ATM, dan penarikan harian untuk setiap pengguna dibatasi minimal 3.000 yuan atau Rp6 juta. Terlepas langkah pertama keamanan dengan pengenal wajah, pelanggan juga perlu memasukkan nomor ID atau nomor ponsel mereka untuk verifikasi identitas dan kata sandi akun untuk menarik uang.

Menurut karyawan CMB, belum ada masalah sejak layanan tersebut diluncurkan. Dia menambahkan bahwa teknologi tersebut dapat mengetahui apakah pemegang rekening sesuai dengan  pengguna dan menilai apakah orang tersebut benar atau tidak.

"Teknologi pengenal wajah telah diterapkan pada layanan pembayaran untuk waktu yang lama. Bank-bank yang menggunakan teknologi hanya menawarkannya sebagai layanan alternatif untuk meningkatkan pengalaman pelanggan," kata Dong Ximiao, peneliti senior di Chongyang Institute for Financial Studies, Renmin University of China.

Dong menambahkan, akan lebih banyak bank cenderung teknologi tersebut untuk mesin ATM mereka di masa depan jika biayanya masuk akal dan teknologinya matang, namun hal itu juga tergantung pada kebutuhan pelanggan, demikian People.cn.

Sementara itu, pembayaran berbasis kartu atau noncash payment sudah lumrah ditemui di kota-kota China, salah satunya di Kota Xiamen, Provinsi Fujian. Di sini, pembayaran transportasi massal seperti Bus Rapid Transit (BRT) hingga bus kota bisa dilayani menggunakan non tunai maupun tunai. Terdapat beberapa kelebihan pembayaran non tunai menggunakan kartu seperti potongan harga atau diskon 20%.

Sekar, mahasiswi asal Indonesia di Xiamen, mengaku telah beberapa tahun ini menggunakan e-money lokal saat berpergian menggunakan bus kota dan BRT di Kota Xiamen. Kartu e-money yang bernama E-Tong Card dan diterbitkan oleh Xiamen E-Tong Card Co. Ltd ini bisa diperoleh di kantor pos lokal terdekat, China Post.

Untuk mendapatkan kartu, Sekar harus mengeluarkan kocek RMB 80 atau setara Rp 160.000 (asumsi RMB 1 = Rp 2.000). “Depositnya RMB 30 dan isi uang di kartunya RMB 50," ujar Sekar, Senin (18/9).

Lanjut Sekar, ia bisa mengambil uang deposit atau refund bila tak ingin menggunakan kartu. Proses refund bisa dilakukan di China Post. "Sepanjang kartu masih bagus dan bisa digunakan, kita bisa refund," tambahnya.

Di China, e-Money bisa Refund dan Bebas Biaya Isi UlangFoto: Feby Dwi Sutianto. Ia lebih memilih melakukan pembayaran tiket bus kota dan BRT dengan kartu daripada tunai karena memperoleh potongan harga. "Benefitnya, pengguna kartu dapat diskon 20%, kalau tarif bus kota RMB 1, pakai kartu cuma bayar RMB 0,8 saja," sebutnya.

Selain bisa refund deposit, wanita yang sedang menempuh pendidikan Doktoral ini mengaku tak dikenakan biaya saat proses top-up atau pengisian ulang kartu. Top-up bisa dilakukan di kantor pos hingga halte BRT.

Menurut situs berita lokal, whatsonxiamen, top up E-Tong Card juga bisa dilayani di beberapa toko, supermarket hingga Xiamen Bank. Selain itu, proses top up E-Tong Card bisa memanfaatkan layanan noncash payment besutan Alibaba Group, yakni Alipay.

Pengguna Alipay bisa menuju menu 'more', kemudian menekan pilihan 'City Card'. Syaratnya, smartphone pengguna wajib memiliki fasilitas teknologi NFC. Selain bermanfaat untuk melakukan transaksi pada transportasi umum, E-Tong Card bisa dipakai sebagai alat pembayaran di restoran cepat saji, swalayan hingga taksi.

Meski dikelola oleh perusahaan lokal di Kota Xiamen, kartu e-money ini bisa digunakan untuk pembayaran bus kota di beberapa kota terdekat di Provinsi Fujian seperti Zhangzhou, Quanzhou (Nan'an, Jinjiang, Anxi) dan Distrik Longyan Xinluo. Terbaru, Xiamen E-Tong Card Co. Ltd telah meluncurkan dan mengoperasikan Mobile E-Tong Card yakni tiket bus berbasis aplikasi pada smartphone.

Alhasil, pengguna Mobile E-Tong Card tak perlu lagi membawa kartu karena telah memiliki aplikasi e-card berbasis smartphone. Pengguna cukup menempelkan smartphone pada mesin tap atau reader di pintu masuk bus kota.(berbagai sumber/gnr)

Kirim Komentar