15 Sep 2017 12:55
Tak Didukung RTRW

Pembangunan RS-Universitas Disarankan Dipindah

MyPassion

KOTAMOBAGU—Pemerintah menyarankan Yayasan Taruna Mandiri, agar pembangunan rumah sakit (RS) serta universitas di Kelurahan Motoboi Besar, dipindah. Pasalnya, proyek tersebut terkendala dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) pemkot.

 

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Noval Manoppo, lokasi yang dipilih adalah wilayah pertanian. “RTRW-nya hanya khusus pertanian. Jadi, tidak bisa alih fungsi. Kecuali ada revisi, tapi hanya bisa dilakukan setiap lima tahun. Kami sarankan lokasinya pindah saja di Kelurahan Mongkonai,” kata Noval, kemarin.

Hal itu didukung Kepala Bappeda Kotamobagu Sofyan Mokoginta. Ia menjelaskan, sesuai hasil kajian Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD), lokasi tidak sesuai Perda RTRW. Sebab lokasi tersebut masuk wilayah pertanian. “Kalau di RTRW pembangunan rumah sakit, lokasinya di Mongkonai, Pobundayan. Untuk pembangunan Universitas, di wilayah Kotamobagu Utara, yakni Kelurahan Biga, Genggulang dan untuk Kotamobagu Barat itu Kelurahan Kotamobagu,” jelas Sofyan.

Terpisah, Direktur PT Tiara Rayhana Ratu Selmina, Rukli Ifan Mokoginta, kontraktor pelaksana, meminta pemkot koordinasi kembali terkait hal itu. Sebab, progressnya direncanakan mulai akhir September. “Jika harus pindah lokasi, kami juga menunggu surat resmi pihak pemkot,” pungkas Rukli.(yan/gnr)

Komentar
Kirim Komentar