14 Sep 2017 11:51

Juklak Pilpelsus GMIM, Begini Penjelasan BPMS

MyPassion

MANADO – Sebulan lagi Pemilihan Pelayan Khusus (Pilpelsus) periode 2018 -2022 akan digelar. Warga GMIM pun mulai sibuk  membicarakan aturan Juklak Pilpelsus GMIM 2017/2018.

Ketua BPMS GMIM Pdt DR HWB Sumakul melalui Wakil Ketua Bidang Ajaran Pembinaan dan Penggembalaan Pdt Arthur R Rumengan M Teol mengatakan, jemaat harus siap dengan adanya aturan yang sudah ditetapkan. “Dari BPMS sendiri sudah memberikan penjelasan ke setiap jemaat dan panitia pemilihan. Kami tidak tahu jika ada pro dan kontra mengenai Juklak. Tinggal melihat hasilnya nanti seperti apa,” katanya.

Dia mengungkapkan, semua jemaat harus menerima dan siap memilih orang-orang yang sesuai dengan aturan yang ada. Karena sekarang tinggal tahapan katekisasi bagi sidi jemaat. “Jadi setiap jemaat sudah memantapkan persiapannya,” tambahnya.

Lanjut, perilaku yang tidak bisa menjadi Pelsus GMIM yakni penjudi, pemabuk, LGBT, baku piara, baptis dua kali dan cerai hidup. Itu semua sesuai Juklak Pilpelsus GMIM 2017/2018. Dalam persyaratan atau kriteria bakal calon syamas dan penatua hanya ada beberapa ayat saja tertera. “Itu bisa dilihat dalam Alkitab Keluaran 20:14, Ulangan 5:18, 1 Timotius 3:1-13 dan Titus 1:5-9. Itu ada dalam persyaratan atau kriteria Pelsus GMIM,” jelasnya.

Dijelaskan, dalam Pilpelsus sudah diatur semua ketentuannya sesuai Juklak termasuk  jadwal pelaksanaannya. “Diharapkan jemaat sudah mempelajari Juklaknya. Terutama, panitia pemilihan dari tingkat jemaat, wilayah maupun sinode,” ujarnya.

Ditegaskan, untuk kriteria tidaklah mudah untuk dijelaskan jika hanya melihat Juklak. “Kami sudah memberikan pengertian kepada jemaat melalui panitia pemilihan dengan memberikan sosialisasi ke semua warga jemaat agar tidak salah kaprah," tukasnya.

Sementara Ketua BPMJ Bukit Moria Rike Pdt Mellie Bokong MTh mengungkapkan, persiapan Pilpelsus akan dilaksanakan sesuai Juklak yang ada. “Kami mengarahkan kepada semua jemaat supaya dapat memahaminya dan ikuti sesuai Juklak. Setuju atau tidak itu sudah menjadi aturan. Karena siapa saja yang terpilih itu sudah rencana Tuhan,” sebutnya.

Terpisah, Ketua Jemaat Getsemani Gangga Satu Pdt Harald Poluan STh MPdk mengatakan, mengenai persiapan sudah dilaksanakan oleh panitia pemilihan. Persyaratan Pelsus GMIM katanya, intinya semua mengenai keteladanan. “Saya pribadi awalnya tidak setuju dengan Juklak tersebut. Memangnya siapa yang tidak berdosa dalam hidup ini. Sedangkan pendeta saja masih ada dosa yang dilakukan. Tapi bagaimana jemaat memilih Pelsus yang dianggap menjadi teladan,” katanya.

Dijelaskan, kriteria perilaku yang tidak baik seperti cerai hidup memang sama sekali tidak bisa. Kecuali ada calon yang masa lalunya bahugel tapi tidak sampai cerai. Itu masih bisa dipilih. “Begitu juga dengan kumpul kebo atau baku piara. Jika yang bersangkutan masa lalunya pernah kumpul kebo itu masih bisa dipilih. Tapi jika yang bersangkutan melakukan di waktu sekarang itu tidak bisa lagi,” jelasnya.

Menurut dia, Juklak tersebut sudah tepat. Tinggal kembali lagi ke jemaat masing-masing. Karena siapa pun Tuhan akan pakai itu yang dipilih. “Sekali lagi saya tekankan intinya, mengenai keteladanan bagi para calon penatua dan syamas,” pungkas Poluan.

Untuk ayat Alkitab perilaku yang tidak bisa jadi Pelsus diuraikannya, LGBT dan baptis dua kali. “Kalau ayat Alkitab dalam Efesus 5:31 berkata Sebab itu, laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Begitu juga ada ayat Alkitab berkata Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan. Itu berarti LGBT itu tidak diperbolehkan,” tuturnya.

Sedangkan mengenai baptis, kalau diperjanjian lama itu sama dengan sunat. Sunat tidak diperbolehkan dua kali. Begitu juga dengan baptis. “Karena dogma kita baptis itu satu kali seumur hidup. Dan bukan caranya yang dilihat Tuhan tapi dibaptis dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus,” tukasnya.

Panitia Pilpelsus Mentari Kansil dari Wilayah Manado Utara II mengatakan, persiapan sekarang bakal calon dari setiap kolom. “Dari setiap kolom harus mengutus lima sampai sepuluh orang sebagai bakal calon. Sementara saat ini kami sedang melakukan pendataan anggota sidi jemaat. Kemudian akan melaksanakan katekisasi sidi jemaat,” ucapnya.

“Mengenai bakal calon kemungkinan besar tidak akan berpacu pada Juklak. Karena di jemaat kami tidak ada calon yang sesuai dengan aturan atau Juklak yang ditetapkan,” pungkasnya. (ela/ite)

Komentar
  • MyPassion

    Ibu. Lilis
    14 Sep 2017 21:22

    Asslamualaikum. Saya Ibu.Lilis saya hanya sebagai perantara untuk menyampaikan tentang dana ghaib diperoleh melalui media doa-doa dzikir khusus bersama anak-anak yatim/piatu dan muda/mudi pesantren sehingga jauh dari hal-hal klenik/mistik yang tentunya dilarang oleh Agama. PROGRAM PENARIKAN DANA GHOIB 1/2 HARI CAIR Tingkat 3 = Untuk Hasil 500 Juta, Mahar Ikhlas Rp.1,500,000 Tingkat 2 = Untuk Hasil 1 Milyar, Mahar Ikhlas Rp.2,700,000 Tingkat 1 = Untuk Hasil 2 Milyar, Mahar Ikhlas Rp.4,500,000 Tingkat Keramat ( Khodam Jin Kaya Raya ) =Rp.5,700,000 insyallah akan sukses jika anda mau mengambil keputusan untuk mengikuti program ini. ingat bahwa kita yang menjalakan tapi allah yang akan menentukan hasilnya. JIKA TEMAN TEMAN BERMINAT, YAKIN DAN PERCAYA INSYA ALLAH AKAN BERHASIL, SAYA SENDIRI SUDAH BUKTIKAN ALHAMDULILLAH BERHASIL. JIKA ANDA BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI (AKI WALI SENTONO) DI 0823-9369-4699 Terima Kasih INFO Lebih Jelas>>=> http://pesugihandanagaibsuci.logdown.com
Kirim Komentar