13 Sep 2017 11:08
Banyak Titik Longsor, Perbaikan Minim

Jiko Belanga Terancam Terisolir

MyPassion
MEDAN SUPER BERAT: Bus Damri Perintis Jiko Belanga-Bitung melewati sungai di ruan jalan Jiko Blanga. Foto lain, salah satu ruas jalan yang sisinya jurang dalam.

BOLTIM—Desa Jiko Belanga yang terletak jauh di perbatasan antara Boltim dan Bolsel terancam terisolasi. Pasalnya, satau-satunya ruas jalan menuju desa tersebut banyak titik rawan longsor.

Pantauan di lapangan, terdapat beberapa titik yang sempat tertutup longsor. Bahkan ada ruas jalan yang terancam amblas.

Julius Watuna, pengendara Bus Damri Perintis Jiko Belanga-Bitung mengungkapkan, dia harus ekstra hati-hati ketika akan melewati ruas jalan Jiko Belanga. "Bus Damri ukurannya besar dan berat. Ada jalan yang rawan amblas soalnya," ungkapnya.

Dia mengaku, setiap hari harus merasakan sulitnya melewati jalan Jiko Belanga. Bahkan, ada satu lokasi dimana bus harus melewati sungai berbatu. "Ketika lewat sungai, pasti penumpang akan turun. Karena bus mengalami kesulitan," ungkapnya.

Dirinya mengaku, ada satu titik jalan yang selalu harus diwaspadai. Jalannya sempit dengan jurang tinggi di sisi badan jalan. "Setiap kali lewat situ, pasti saya memperingatkan penumpang. Sebagian juga sudah tahu, ketika akan lewat jalan tersebut," tambahnya.

Sama halnya diungkapkan Aisyah, salah satu warga Nuangan yang kebetulan pulang dari Jiko Belanga. Dia mengaku, meskipun sering melewati jalan tersebut namun tak jarang harus meminta bantuan orang lain. Apalagi untuk melewati badan sungai.

Dia berharap, pemerintah bisa segera melakukan perbaikan jalan tersebut. "Sebelumnya lebih sulit lagi. Apalagi ada yang belum ada jembatan. Masih harus lewat beberapa sungai. Kita harapkan, ini juga akan segera dibangun pemerintah," ungkapnya. (***)

Komentar
Kirim Komentar