13 Sep 2017 08:59
Kadiv Humas Polri: KTP Jakarta Tapi Tinggal di Manado

Diduga Terlibat Saracen, Warga Manado Ditangkap Bareskrim Polri

MyPassion
Setyo Wasisto

MANADO— Warga Sulut dikejutkan penangkapan tersangka ujaran kebencian Asma Dewi (AD), oleh Mabes Polri. Pasalnya, menurut pengembangan tim Siber Bareskrim, terinformasi AD menetap di Manado, meski KTP-nya beralamat di Ciledug Raya, Jakarta Selatan.

 

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto membenarkan hal tersebut. “Sesuai KTP dari Jakarta, tapi memang AD tinggalnya di Sulut tepatnya di Kota Manado,” ujar Setyo kepada Manado Post, ketika dikonfirmasi di Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/9), kemarin.

Setyo mengungkapkan Asma Dewi menetap di Manado. Penangkapannya terjadi ketika AD datang ke Jakarta. “Jadi begini, dia sebetulnya tinggal dan menetap di Manado, dia ikut suaminya. Dia juga sering ke Gorontalo. Pada saat dia (AD) dari Manado datang ke Jakarta mengunjungi rumah kakaknya, baru ditangkap Bareskrim," urainya.

Ditanya apa AD melakukan perbuatan ujaran kebencian waktu masih di Manado? Menurut mantan Kapolsek Bitung Tengah ini, ada kemungkinan. “Kalau dia tinggal di sana (Manado, red) pasti dia juga memposting dari sana. Tapi, ini masih dalam penyelidikan. Kalau untuk keterlibatan orang lain dari Manado, Ditsiber Polri masih sedang dalam proses penyidikan. Saya belum dapat informasi soal itu,” ungkap jenderal bintang dua tersebut.

Irjen Setyo menambahkan, tersangka dugaan penyebaran berita hoax di media sosial tersebut, mempunyai saudara kandung yang aktif di Mabes Polri. “Polisi aktif kakaknya, polwan (polisi wanita) dan polki (polisi laki-laki). Yang polwan di Mabes Polri, yang laki-laki junior saya,” jelas pria bersahaja ini.

Meski begitu, kata Setyo, pihaknya memastikan kedua kakak Asma Dewi tak terlibat dalam kasus tersebut. Namun, Polri tetap akan meminta keterangan mereka untuk mengetahui kegiatan apa yang biasanya dilakukan adiknya tersebut. “Tidak terlibat. Tapi pasti mereka dimintai keterangan,” tandasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait kasus yang melibatkan AD, menurut Kasubag Humas Polresta Manado AKP Roly Sahelangi, pihaknya belum mendapat informasi terkait tempat tinggal tersangka. “Karena yang tangkapkan Bareskrim Polri. Jadi pengembangannya dari sana. Kecuali nanti dilimpahkan,” singkat Sahelangi.

12
Kirim Komentar