13 Sep 2017 10:30

Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan se-Sulut Sukses

MyPassion
SIAGA: Sekprov Edwin H Silangen, Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan, Ketua DPRD Minut Berty Kapojos, Kadis Kehutanan Sulut Herry Rotinsulu bersama peserta penerima simbolis bibit kayu, Selasa (12/9) kemarin. Foto: Rianthy Kalalo/MP

MINUT — Mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Sulut. Dinas Kehutanan Sulut menggelar Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan. Dilaksanakan di lapangan pemkab Minahasa Utara (Minut), Selasa (12/9) kemarin.

Menariknya, dalam apel tersebut, dibagikan bibit kayu untuk mengantisipasi kebakaran serta memanfaatkan hutan dan lahan.

Dalam sambutan Gubernur Olly Dondokambey SE, yang dibacakan Sekprov Edwin H Silangen SE MS mengatakan, terlaksananya kegiatan ini, merupakan langkah tepat dan strategis, serta salah satu bentuk kesiap-siagaan dalam mencegah segala kemungkinan yang terjadi. Khususnya terkait potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan di Sulut.

Hutan sebutnya, merupakan karunia dan anugerah Tuhan bagi kita. Dan hutan juga merupakan pembangunan nasional dan memiliki manfaat bagi kehidupan bangsa Indonesia. Baik manfaat ekologi, sosiologi budaya, maupun ekonomi. Serta seimbang dan dinamis.

“Hutanpun telah memberikan manfaat yang sangat besar bagi manusia. Dan hutan sebagai penyeimbang lingkungan global. Untuk itu, hutan harus diurus, dikelola, dilindungi, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya secara berkesinambungan,” tukasnya.

Lanjutnya, mencegah dan membatasi kerusakan hutan, adalah tugas kita semua para pemangku kepentingan, untuk menyukseskan secara bersama agenda penting ini. “Sebagai upaya pengendalian secara dini, munculnya kebakaran hutan dan lahan di Sulut," terangnya.

Ia juga meminta pemerintah diseluruh kabupaten/kota se-Sulut, untuk selalu memiliki kewaspadaan yang tinggi. Terutama dalam menyikapi perubahan cuaca yang tak tentu. “Tingkatkan koordinasi dengan semua pimpinan, instansi terkait, dan selalu intensifkan sosialisasi pada seluruh lapisan masyarakat. Agar selalu menghindari aktivitas yang dapat menimbulkan kebakaran hutan dan lahan. Karena akibatnya sangat merugikan. Bukan saja pada anekaragaman hayati, spesies andemik, tetapi juga bagi diri sendiri,” katnaya.

Ditambahkahnya, lewat apel siaga ini, dan berbagai upaya yang dilakukan secara terencana, dan berkelanjutan. Serta dilandasi dengan jiwa gotong royong, bersatu padu, bahu-membahu, mapalus. Baik pemerintah, TNI, Polri, dan lembaga masyarakat, akan menghindarkan kita dari kebakaran hutan dan lahan.

"Mari kita memegang prinsip. Lebih baik mencegah, dari pada memadamkan," pungkasnya.

Terpisah, Bupati Vonnie Anneke Panambunan mengungkapkan sangat bersyukur apel siaga dapat dilakukan di Minut. “Karena memang Minut banyak hutan dan lahan. Dan semoga lewat kesiap-siagaan ini, dengan semboyan lebih baik mencegah, tidak akan lagi terjadi kebakaran di Minut,” tukasnya.

Apel tersebut dihadiri Sekprov Edwin H Silangen SE MS, Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan, Sekkab Ir Jemmy Kuhu MSi, Ketua DPRD Minut Berty Kapojos SSos, Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH, Kepala PN Agus Tjahjo Mahendra SH MH, Kajari Rustiningshi SH MSi, Kadis Kehutanan Sulut Ir Herry Rotinsulu MSi, Kepala SAR Manado Budi Cahyadi SSos, serta sejumlah pejabat pemkab Minut. Dan sebagai peserta apel siaga, dari unsur TNI, Polri, Basarnas, dan Polisi Kehutanan.(ria)

Kirim Komentar