12 Sep 2017 08:34
Masih Ada 5 Hari, Peserta Diminta Bersiap

Banyak CPNS Tak Lulus TKD

MyPassion

MANADO—Tes Kompetensi Dasar (TKD) CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dimulai kemarin. Untuk Nyiur Melambai, data Kantor Wilayah KemenkumHAM Sulut, hari pertama seleksi berbasis computer assisted test (CAT), ratusan peserta tidak lulus. “Hasil hari pertama tes CPNS di Kanwil KemenkumHAM Sulut, jumlah peserta S1 yang ikut CAT ada 430 orang. Yang lulus 17 orang,” beber Kanwil KemenkumHAM Sulut Pondang Tambunan MH, melalui Kepala Divisi Keimigrasian Dodi Karnida, kemarin.

 

Sementara, untuk SLTA, dalam verifikasi berkas dan pengukuran tinggi badan, peserta yang hadir 924. “Untuk yang gagal dalam seleksi tinggi badan berjumlah 103 pelamar. Sementara yang gagal verifikasi berkas ada 2 orang,” lanjutnya lagi.

Mereka pun mengimbau, pelamar lainnya untuk terus mempersiapkan diri sebaik mungkin. “Karena tes CAT untuk S1, verifikasi berkas serta pengukuran tinggi badan untuk SLTA, masih 5 hari lagi hingga Sabtu 16 September,” tutupnya. Diketahui seleksi TKD serentak dilakukan, Senin (12/9) di seluruh Indonesia. Hasilnya pun langsung bisa diketahui. Banyak peserta yang tidak lulus passing grade.

Sementara itu, secara bersamaan, kemarin (11/9) berlangsung dua tahap rangkaian seleksi CPNS 2017. Yakni dimulainya pendaftaran di 61 instansi serta digelarnya tes tulis TKD. Pendaftar CPNS di hari pertama cukup besar. Catatan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) hingga kemarin petang, total pelamar CPNS tahap II berjumlah 35.289 orang. Pendaftaran ini berlangsung sampai 25 September.

Pendaftar terbanyak ada di Kementerian Keuangan dengan jumlah 8.314 orang (kuotanya 2.880). Disusul Kemenkes dengan jumlah pendaftar 7.537 (kuotanya 1.000). Kemudian Kemendikbud sebanyak 4.103 pelamar (kuotanya 300). Hingga tadi malam belum seluruh instansi masuk dalam sistem seleksi CPNS nasional (SSCN) BKN. Kemenristekdikti yang memiliki kuota CPNS baru mencapai 1.500 kursi, belum muncul di daftar instansi yang ada di SSCN. Dalam sistem pendaftaran CPNS tahun ini, setiap akun pelamar hanya berhak mendaftar satu lowongan atau formasi saja.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan, masa pendaftaran dibuka mulai 11-25 September. BKN juga tidak mewajibkan seluruh instansi mulai sinkronisasi dengan website SSCN kemarin. “Lebih cepat memang lebih baik. Supaya masyarakat bisa segera melamar,’’ katanya di Jakarta kemarin (11/9). Namun, semua tergantung kesiapan masing-masing instansi.

Selain itu, dijelaskan dalam sistem pendaftaran CPNS tahun ini, tidak semua instansi menjalankan seluruh proses pendaftaran di website SSCN milik BKN. Ada sejumlah instansi yang memiliki website mandiri. Seperti yang dilakukan Kemendikbud. Meskipun statusnya memiliki website mandiri, proses pendaftaran pertama, yakni saat input NIK dan nomor KK, wajib di website sscn.bkn.go.id.

123
Komentar
Kirim Komentar