11 Sep 2017 10:29

Model Gucci dan Dior Tak Perlu Kurus

MyPassion
Foto: Reuters

IMEJ model sangat kurus yang ditampakkan perusahaan mode dunia mulai diubah. Kering dan LVMH, dua perusahaan yang membawahi rumah mode mewah seperti Gucci, Yves Saint Laurent, Dior, Balenciaga, Louis Vuitton, dan Céline, akan berhenti mempekerjakan model yang sangat kurus. Diketahui, begitu banyak kritikan pada dunia mode yang memilih model untuk foto campaign maupun show mereka, seringkali menyebabkan para model mengalami gangguan makan.

 

Kini semua rumah mode di bawah Kering dan LVMH tidak akan lagi mempekerjakan model dengan ukuran baju XXS atau ukuran nol dalam standar Amerika Serikat.

Untuk menciptakan iklim kerja yang lebih sehat di industri mode, sejumlah perusahaan mode asal Prancis juga berkomitmen tidak lagi mempekerjakan model di bawah 16 tahun untuk kebutuhan show maupun pemotretan yang kental dengan unsur sensual.

Model usia 16 hingga 18 tahun juga tidak diperkenankan bekerja pada pukul 10 malam hingga 6 pagi waktu setempat, tanpa ditemani orang tua atau seorang pengasuh.

Agensi model yang menaungi para model pada usia sekolah pun harus menjamin mereka memenuhi kewajiban mereka bersekolah, pun meliputi standar kesehatan seperti pelarangan penyediaan alkohol bagi model berusia di bawah 18 tahun. "Kami berharap langkah kami ini dapat menginspirasi seluruh pelaku industri mode, untuk kemudian mengikutinya. Dengan demikian, kita dapat membuat perbedaan nyata bagi kondisi kerja model mode di seluruh industri," kata CEO Kering Francois-Henri Pinault seperti dikutip dari Reuters.

Mencuatnya peraturan ini tentu menarik untuk diperhatikan, mengingat saat ini di berbagai belahan dunia sedang disibukkan dengan gelaran pekan mode, seperti New York Fashion Week.

Pada Maret lalu, Balenciaga memecat dua direktur casting mereka setelah dilaporkan meninggalkan lebih dari 150 model menunggu berjam-jam di tangga yang gelap saat mereka pergi makan siang.

Pada waktu yang berdekatan, pengawas periklanan Perancis meminta Yves Saint Laurent untuk memodifikasi dua iklan mereka setelah menerima keluhan bahwa iklan tersebut dianggap telah merendahkan perempuan.

Otoritas Standar Periklanan Inggris juga pernah melakukan pelarangan tayang atas iklan Yves Saint Laurent pada 2015, yang menampilkan seorang model yang sangat kurus sehingga tampak jelas tulang rusuknya. (cnn)

Kirim Komentar