09 Sep 2017 12:06

Bekas Longsor Rurukan Membahayakan

MyPassion
DIBIARKAN: Tanah longsor memakan jalan di Kelurahan Rurukan. Foto diambil Jumat (8/9) kemarin.

TOMOHON—Bekas longsor di Jalan Rurukan menuju Kemelembuai membahayakan pengguna jalan. Longsor yang terjadi sekira dua bulan lalu itu, memakan setengah jalan.

Terpantau, jalan menuju Kumelembuai tersebut lebarnya hanya sekira empat sampai lima meter. Tidak ada pembatas jalan. Padahal, di sampingnya jurang dengan ketinggian sekira 10 meter lebih.

Sekelompok warga Rurukan mengatakan, hal tersebut perlu diperhatikan. Karena, selain akses menuju Kumelembuai, banyak tukang kebun yang bekerja di sekitar situ. “Disitu tidak ada pembatas jalan. Penerangan juga tidak ada. Kalau tidak hati-hati bisa langsung masuk jurang,” beber Rini K, salah satu warga.

Ronny, salah satu pengendara roda dua mengatakan, kalau lewat jalan harus teliti. Karena longsor memakan ruas jalan. Jadi, mau tidak mau harus berhenti. “Pernah ada yang menabrak longsornya. Yang bahaya jika tidak menabrak longsor, tapi terus ke jurang,” katanya.

Pernah, ungkap salah satu warga, ada kendaraan pengangkat tanah yang merapikan bekas longsor. Namun, tidak dilanjutkan, karena memerlukan alat yang lebih besar dan kuat. “Yang lalu pernah diangkat, tapi karena tidak mampu tidak dilanjutkan. Sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” kunci Ronny. (ctr-25/vip)

Kirim Komentar