08 Sep 2017 09:09
Rajin Ibadah, Setia dengan Pasangan

Usia 100 Tahun, Opa Otniel Miliki 13 Anak, 38 Cucu, 60 Cece dan 8 Cicit

MyPassion
BERSYUKUR: Opa Otniel Oping bersama anak-anak dan seluruh anggota keluarga lainnya, Kamis (7/9) kemarin merayakan HUT ke-100. Foto: Jeiner Lumentah/MP

Masih sehat dan murah senyum, itulah gambaran pertama yang didapat harian ini saat bertemu opa Otniel. Kamis (7/9) dirinya baru saja merayakan HUT ke-100.

 

Laporan, Jeiner Lumentah, Wanga

NYANYIAN rohani menggema dari dalam kediaman opa Otniel. Ia bersama 13 orang anak, 38 cucu, 60 cece dan 8 cicit sedang menggelar ibadah syukur, karena opa Otniel sudah berusia seabad, kemarin. Otniel lahir 9 September 1917.

Suaranya masih sangat jelas. Saat berbincang, pendengarannya juga masih sangat baik. Semasa muda, Otniel dikenal masyarakat, seorang pekerja keras dan baik dengan siapapun. Bahkan hingga kini, Otniel masih berprofesi sebagai petani. Setiap hari ia juga masih melakukan aktivitas jalan kaki memutari kompleks.

Saat diwawancarai, Otniel pun membeberkan salah satu kunci dirinya masih tetap kuat sampai saat ini. “Kita harus rajin beribadah. Tetap rendah hati, tidak sombong, tetap bersukacita dan tetap setia kepada pasangan. Intinya, saya bersyukur kepada Tuhan Yesus atas umur yang baru ini, sampai bisa mencapai 100 tahun,” ungkap Otniel, kemarin.

Katanya, manusia juga jangan memendam dendam, harus selalu tersenyum dan terus bekerja. “Itu yang membuat saya jadi seperti ini (masih sehat-sehat),” tandasnya, sembari tersenyum.

Hukum Tua Desa Wanga Franki Pondaag ST membenarkan, jika Otniel dikenal sangat baik dan akrab dengan masyarakat. “Ini merupakan suatu berkat yang luar biasa. Di mana jarang terjadi dan merupakan peristiwa langka yang pernah saya temui. Saya bersyukur bisa mengenal dekat dengan pribadi opa Otniel,” singkat Pondaag.

Sementara itu, Lia Tumanduk salah satu cucu Otniel mengatakan, opanya merupakan pribadi yang baik. Sangat memperhatikan keluarga. “Kami bersyukur opa masih kuat-kuat. Kami bersyukur sampai saat ini opa merayakan ulang tahun yang ke-100. Ini berkat yang Tuhan berikan buat keluarga kami,” ujar perempuan berparas cantik ini.

Angga warga Desa Wanga juga menyebutkan hal yang sama tentang sifat opa Otniel. “Kami sebagai warga berharap bisa tertular dari ajaran opa Otniel dan bisa umur panjang sama seperti opa,” tuturnya.

Disebutkan, tiga anak laki-laki dari Otniel kerjanya di perusahaan batu bara di Kalimantan. Sementara seorang anak perempuannya adalah pengusaha gula merah di desa mereka. “Sementara cucu-cucunya ada yang bekerja di salah satu bank ternama di Jakarta. Sementara 15 cucu lainnya bekerja di perusahaan swasta di Manado,” tutup Angga.(*)

Kirim Komentar