07 Sep 2017 10:28
Mantik: Kami Masih Cari Solusi

Aduhhh!!Ikon Sulut Ini Masuk Area Pelebaran Ring Road III

MyPassion
CARI SOLUSI: Patung Tuhan Yesus Memberkati di Kawasan Citraland masuk dalam perlintasan jalur MORR. Foto: Reza Mangantar/MP

MANADO–Memasuki akhir triwulan III, sejumlah proyek strategis di bidang pembangunan infrastruktur dikebut. Setelah Presiden Joko Widodo menginstruksi untuk mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur, perampungan beberapa proyek strategis di daerah juga dipacu. Termasuk di Sulawesi Utara (Sulut).

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XV Sulut-Gorontalo Riel Mantik melalui Kepala Urusan (Kaur) Humas Stenly Rondonuwu menerangkan, ada dua proyek strategis yang sedang dikerjakan dibawah (BPJN) XV Sulut Gorontalo. Yaitu Manado Outer Ring-road (MORR) dan Jalan Tol Manado-Bitung.

Dari dua proyek ini, lanjutnya, pihak BPJN akan memaksimalkan pekerjaan untuk mencapai target penyelesaian. Untuk perampungan MORR, lanjut Rondonuwu, sedang dikebut. Untuk MORR, lanjut Rondonuwu, memang ditemui sejumlah kendala. Selain pembebasan lahan yang menjadi masalah umum, salah satu kendala penyelesaian proyek MORR yaitu beberapa bangunan yang ada di perumahan Citraland.

Dia menjelaskan, beberapa bangunan yang masuk rencana pelebaran yaitu patung kuda di pintu masuk perumahan milik Ciputra ini. “Termasuk patung Tuhan Yesus Memberkati masuk area pelebaran. Untuk patung kuda, kita masih bisa memindahkan, namun untuk patung Tuhan Yesus Memberkati yang sudah menjadi ikon Sulut ini, kami masih mencari solusi,” tandasnya.

Diketahui, MORR adalah mega proyek yang jadi prioritas Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw. Akses transportasi ini akan dibangun di sekitar Winangun hingga Malalayang. Dimaksudkan untuk mengurai kemacetan di wilayah Bahu sampai Malalayang. “Ya. Mungkin kenyamanan masyarakat agak terganggu. Namun hal ini menjadi risiko untuk bisa melakukan  pembangunan. Kami mohon maaf,” katanya.

Yang pasti, lanjutnya, untuk peletakan material proyek sudah sesuai aturan. “Ada aturannya. Kami sudah komunikasikan ke pihak ketiga, agar peletakan material proyek harus mematuhi aturan sekian meter. Dan tidak bisa mengambil bagian di badan jalan,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk jalan tol Manado-Bitung, saat ini sementara tahap penyelesaian. “Mungkin sudah masuk di angka 60-70 persen,” katanya. Untuk hambatan, tambah Rondonuwu, masih terkait pembebasan lahan. “Itu diserahkan ke PPK. Masalah klasik yaitu pembebasan lahan tapi sedang diselesaikan,” pungkasnya.(fgn/har)

Kirim Komentar