06 Sep 2017 08:20
RDP DPRD Lintas Komisi Mendesak

Warga Kamasi Tolak Pembangunan Tower

MyPassion
SERAP ASPIRASI: Reses anggota DPRD Tomohon Youddy Moningka untuk dapil Tomohon Tengah, Barat, dan Timur, di Matani, belum lama ini.

TOMOHON— Sebanyak 15 warga Kamasi Kecamatan Tomohon Tengah, tolak pembangunan tower. Tepatnya, site API MCP Kamasi Tomohon, spesifikasi Micro Cell Pole, dengan site ID TMH072. “Kami tidak menyetujui pembangunan tower di lingkungan kami,” beber sejumlah warga, saat reses anggota DPRD Tomohon Youddy Moningka, belum lama ini.

Menurut warga (lihat grafis, red), mereka belum pernah menandatangani surat persetujuan dengan pengembang. Karenanya, disesali sudah dibangun tower tanpa sepengetahuan warga. “Apalagi dekat pemukiman dan persekolahan,” tambah warga.

Terkait hal ini, Youddy Moningka menegaskan, DPRD berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas komisi. RDP akan dilaksanakan bersama camat, lurah, serta bagian perijinan. “Tentunya hal seperti sangat penting. Karena keluhan langsung dari masyarakat. Mereka langsung merasakan dampaknya,” tegas Moningka terkait aspirasi masyarakat dalam reses DPRD dapil Tomohon Tengah, Barat, dan Timur.

Lanjutnya, DPRD terbuka untuk pengembang dalam memajukan daerah. Namun, harus melihat hal-hal mendasar. Apalagi terkait kemasyarakatan. “DPRD welcome dengan investor. Tapi, harus memperhatikan hal-hal yang menyangkut hayat hidup masyarakat kompleks menara atau tower,” tandasnya

Sebab itu, Pemerintah Kota Tomohon bersama DPRD, dapat menemukan solusi terbaik. Karena sebagai perwakilan dan pelayan masyarakat, sudah seharusnya melayani prima. “Begitupun para investor. Semoga kedepan, semua ini dapat terselesaikan dengan mendapatkan solusi terbaik,” sambungnya. 

Selain masalah perijinan tower, paparnya, masyarakat juga menyampaikan aspirasi. Sebut saja, pembukaan jalan usaha tani, pembangunan saluran air, pembangunan cek dam, yang mendesak untuk dianggarkan Tahun Anggaran 2018 nanti. (ctr-25/vip)

Kirim Komentar