06 Sep 2017 12:24

Hindari Makanan Berat Sebelum Berlari

MyPassion
SEHAT: Sport tourism menjadi andalan. Selain sehat juga bisa menyedot wisatawan. Persiapan fisik sangat penting.

SUATU kebiasaan yang sering disalah-artikan seseorang sebelum berlari yaitu mengonsumsi makanan protein tinggi. Lebih parah lagi memakan daging-dagingan. Karena memerlukan waktu yang tidak singkat mencernanya. Sebelum berolahraga, terlebih berlari apalagi dalam jarak jauh sebaiknya hindari makanan seperti ini.

 

Teknis umum seperti ini, dikemukakan pelatih atletik Sulut Zonny terok. Di mana lebih dianjurkan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna. “Buah-buahan bisa menjadi salah satu alternatif bila ingin mengisi perut sebelum berlari. Karena hanya memerlukan waktu yang singkat untuk mencernanya,” terang Terok.

Dirinya juga menambahkan tentang bagaimana cara terhindar dari sakit di lambung apalagi berlari jarak jauh. “Alangkah baiknya kalau memang ingin membekali diri dengan makanan yang berat, dikonsumsi minimal lima jam sebelum berlari. Jangan sekali-kali mengkonsumsi jenis makanan telur dan kacang hijau selang 30-60 menit sebelum olahraga,” lanjut pelatih yang sedang mempersiapkan atlet berlaga di Pekan Olah Raga Pelajar Nasional (Popnas) Jateng ini.

Selain itu, teknis lainnya yang wajib diperhatikan bagaimana melatih daya tahan tubuh untuk bisa bertahan berlari jarak jauh. “Idealnya usia yang sudah bisa untuk berlari jarak jauh minimal 17 tahun ke atas. Dampaknya nanti berpengaruh pada pertumbuhan tubuh seseorang, terlebih bagi perempuan,” tambahnya.

Dengan memaksimalkan daya tahan tubuh, seseorang bisa menempuh jarak yang cukup jauh sesuai kemampuannya. “Pengimbangnya yaitu pernapasan, sirkulasi dan cara bernafas yang benar yakni dari hidung dan keluar dari mulut,” tukasnya.(gel)

Komentar
Kirim Komentar