06 Sep 2017 12:36

Bantuan Pemerintah Macet, Poktan Terancam Bubar

MyPassion
Ilustrasi

BITUNG—Beberapa kelompok tani (poktan) mengaku bakal bubar akibat tersendatnya bantuan pemerintah. Seperti bantuan alat produksi pertanian (alsintan) dan pupuk yang belum diterima poktan.

 

"Seperti kami yang menyiapkan bibit jagung sebanyak 140 kilogram (kg) tetapi baru ditanam 40 kg karena terkendala pupuk. Padahal Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian berjanji menyalurkan bantuan pupuk melalui dana langsung transfer lewat nomor rekening poktan," ujar Estefanus Hamber, Ketua Kelompok Tani Suka Damai, Senin (4/9).

Lanjutnya, pengalaman beberapa tahun lalu penyaluran bantuan pupuk biasanya dua kali setahun. “Yaitu pada Juli dan Oktober. Tapi hingga kini, kami poktan wilayah Ranowulu belum menerima," jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bitung Sonny Wenas ketika dikonfirmasi mengatakan, pihak hanya memonitiring penggunaan pupuk melalui dana langsung yang diberikan. "Sedangkan dana bantuan tersebut diberikan dari pemerintah pusat lalu ke provinsi dan baru disalurkan pemerintah kota ke kelompok tani yang ada," jelasnya.

Wenas menambahkan, dia hingga saat ini tidak tahu juga kendala dana transfer belum disalurkan. “Apa kendala sampai dana tersebut belum disalurkan, saya pun tidak tahu," tandasnya. (ctr-12/can)

Kirim Komentar