05 Sep 2017 11:53

Tiga Peleton Polisi Kawal Sidang Pembunuhan Tateli

MyPassion
Terdakwa FS alias Frengky saat ditangkap polisi.

MANADO—Sidang kasus pembunuhan di Tateli, dengan korban Agustina Mamahit (53) dan terdakwa FS alias Frengky, digelar Senin (4/9). Sidang berlangsung sekira pukul 14.54 Wita dengan agenda pemeriksaan saksi di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Manado.

 

Sebelum dimulai, pantauan harian ini, pengawalan ketat dilakukan oleh tiga peleton (satu peleton bisa 30-50 orang), gabungan Sabhara Polda Sulut dan Polresta Manado. Sidang dipimpin Hakim Ketua Imanuel Baru MH berlangsung. Saat terdakwa memasuki ruangan, tidak terlihat perlawanan atau keributan dari pihak korban. Namun, sidang yang diagendakan untuk pemeriksaan saksi tersebut, tidak berjalan sesuai rencana. Karena saksi tak dapat dihadirkan.

JPU Harry Tandean MH mengatakan, ketidakhadiran saksi, dikarenakan tidak menerima surat panggilan. Tandean kemudian meminta izin kepada majelis hakim, untuk menunjukkan beberapa barang bukti yang sudah dikantongi. Dua orang saksi yang diperiksa minggu sebelumnya, yakni Andre Juan Rambing dan Rosita Rambing  juga kembali dipanggil ke ruang sidang untuk melihat barang bukti tersebut. Barang bukti yang diperlihatkan terdiri dari dua buah ponsel, sebilah pisau, sandal, kemeja, celana, kaos, sebuah tas berwarna cokelat, selimut dan dua buah boneka bantal.

Dalam persidangan hakim ketua mengatakan, kehadiran saksi merupakan kewajiban yang sangat dibutuhkan dalam ruang pengadilan. “Saksi harus difasilitasi, harus merasa bebas dalam memberikan keterangan,” ujar Imanuel.

Tambahnya, sebelum sidang dimulai harus dikonfirmasi dulu siapa yang harus dihadirkan dalam persidangan. “Harus saling memberikan dukungan agar sidang ini bisa berjalan dengan baik dan cepat,” tutupnya dengan nada tegas. Pukul 15.10 Wita, sidang ditutup. Sidang lanjutan dengan pemeriksaan saksi dilanjutkan Senin (11/9) mendatang.(gnr)

Komentar
Kirim Komentar