05 Sep 2017 13:20
Hanya Proses Pengukuran Bayar 350.000

Penerbitan Sertifikat Tanah Gratis

MyPassion

TOMOHON- Penerbitan sertifikat tanah di Kota Tomohon gratis. Hanya dalam proses pengukuran di kelurahan, yang dikenakan biaya Rp350.000. Hal ini ditegaskan Wali Kota Tomohon Jimmy Eman Se Ak melalui Sekretaris Kota Ir Harold Lolowang MSc. "Dalam penerbitan sertifikat tentunya gratis, tapi dalam proses pengukuran di kelurahan biayanya 350 ribu dan sesuai SKB 3 menteri. Nantinya akan diperkuat SK wali kota,” terang Lolowang. Menurutnya, sangat disayangkan kalau kesempatan ini tidak dimanfaatkan.

 

Berdasarkan informasi BPN Kota Tomohon, dari yang dijatahkan 13.000 Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), baru 1.300 bidang tanah didaftarkan. Sebab itu, dalam pencapaian target, harus ada kerjasama para camat dan lurah bersama perangkat. Baik melalui sosialisasi, imbauan. “Sehingga masyarakat yang memiliki tanah dan belum ada sertifikat untuk segera mendaftarkannya,” jelasnya.

Pemkot pun berencana melakukan kerjasama dengan pihak gereja, mesjid untuk mensosialisasikan Prona. “Baik dalam setiap pertemuan ibadah ataupun pertemuan lainnya. Agar masyarakat umumnya mengetahui program ini,” sambungnya.

Wali Kota Tomohon Jimmy Eman SE Ak menilai program ini sangat baik. Karena selain pemerintah kota, program ini juga memberikan keuntungan bagi warga. Karenanya, bagi yang memiliki tanah dan belum ada sertifikat tanah, agar dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk membuat sertifikat tanah. Apalagi dalam penerbitan sertifikatnya gratis. "Kalaupun di kelurahan ada administrasi, akan ada aturannya sehingga tidak ada pungli. Tentunya itu mungkin hanya berlaku dalam pengurusan administrasi di kelurahan, tapi untuk penerbitan di BPN tidak ada biaya,” tegas Eman.

"Kesempatan ini harus dimanfaatkan, sehingga melalui para camat dan lurah, kami sangat berharap untuk terus mensosialisasikan kepada masyarakat karena pendaftaran hanya sampai Bulan Desember tahun ini," tambahnya.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tomohon Christanto Bulamey SH menjelaskan, tahun ini, Kota Tomohon memperoleh jatah paling banyak di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Utara. "Kota Tomohon mendapatkan jatah 10 ribu bidang tanah untuk penerbitan sertifikat secara gratis. Bahkan, karena ada selisih anggaran dan telah dioptimalkan dalam penambahan, sehingga menjadi 13 ribu jatah bidang tanah,” jelas Bulamey. (vip)

Kirim Komentar