04 Sep 2017 12:11

Polda Sikat Preman Jalanan dan Berdasi

MyPassion

MANADO—Polda Sulut terus memberantas berbagai macam penyakit masyarakat. Data dihimpun Manado Post selang dua tahun terakhir di Mapolda (2015-2016), preman jalanan dan berdasi (koruptor, red) sudah tak banyak berkutik. Total keseluruhan penuntasan kasus mencapai 17.377. Jika satu kasus melibatkan satu pelaku, diperkirakan jumlah preman sama banyak dengan total kasus tersebut. Rincian kasusnya 2015, 7.530. Tahun 2016, naik 9.847 penuntasannya.

 

Pemberantasan premanisme diketahui memang menjadi atensi khusus Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito. Bukan tanpa alasan, saat ini berbagai aksi kejahatan seperti pembunuhan, penganiayaan, perkosaan, pencabulan dan ancaman kejahatan lainnya, masih menghiasi pemberitaan media.

Jenderal bintang dua ini pun benar-benar ingin membersihkan tanah Nyiur Melambai dari ancaman oknum-oknum yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Kami minta polisi bisa kembali merutinkan patroli malam. Sebab pekerjaan kami (karyawan supermarket) mengharuskan kami pulang rumah malam hari,” beber Janes Mandagie (28), warga Kelurahan Tumumpa I, Lingkungan II, Kecamatan Tuminting.

Pengamat Hukum Toar Palilingan MH menilai, patroli keamanan di malam hari fungsinya untuk menekan dan menutup aksi premanisme. “Tentunya masyarakat akan senang, jika petugas setiap lima hingga 10 menit‎ selalu melintas di wilayah mereka,” tuturnya, semalam. Baginya, memaksimalkan patroli malam hari patut dipertimbangkan kepolisian dan seluruh pihak berwajib.

Ini merupakan salah satu upaya untuk menutup ruang gerak dari oknum-oknum tidak bertanggungjawab. Menurutnya, yang paling sulit ketika kepolisian baru saja melakukan patroli dan meninggalkan suatu wilayah, kemudian baru terjadi tindak pidana. “Nah di sini masyarakat diharapkan ambil bagian dalam pemberantasan premanisme. Jika ada gangguan sebaiknya menghubungi pihak berwajib, supaya pelaku dan kasusnya cepat dituntaskan,” tandas dosen Fakultas Hukum Unsrat ini.

Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo menyebutkan, patroli keamanan di malam hari terus ditingkatkan. “Seperti kata pak Kapolda, petugas Polda Sulut terus melaksanakan patroli. Tujuannya untuk menekan angka kriminalitas yang cukup tinggi di daerah ini,” tegas Tompo. Namun, Tompo mengatakan, kejahatan sering terjadi saat unit patroli keamanan sudah tidak melintas di ‎daerah-daerah yang menjadi titik rawan aksi kejahatan.

“Nah, susahnya itu, petugas kami kan mobile, tetapi aksi kejahatan terjadi saat para pelaku kejahatan melihat situasi sudah tidak ada pengamanan dari kepolisian,” ungkapnya. “Kami harap, ini juga menjadi tanggungjawab kita bersama (masyarakat). Sebab, jika ada yang melakukan aksi kejahatan. Silakan laporkan ke kepolisian. Jika tidak ditindaklanjuti anggota, maka laporkan lagi nanti kami akan memproses anggota yang menghiraukan laporan masyarakat,” kunci Tompo.(gnr)

Kirim Komentar