04 Sep 2017 09:46

Ini Hasil FSPG 2017 di Minahasa Tenggara

MyPassion

RATAHAN—Festival Seni Pemuda Gereja (FSPG) se-Sinode GMIM 2017 masih dikuasai Manado, Minahasa, dan Tomohon. Hingga Minggu (3/9) tadi malam, Manado memenangkan empat kategori. Yaitu teater rohani, small choir seri A, vocal grup seri B, dan cerdas cermat. Sementara itu, Minahasa digdaya di big choir seri A dan vocal grup seri A. Sedangkan Tomohon champion di small choir seri B dan band rohani.

Pantauan wartawan koran ini, empat kategori sementara melangsungkan lombanya hingga berita ini diturunkan. Di kategori Big Choir Seri A, Pemuda GMIM Kalvari Pineleng menjadi yang terbaik dengan meraih nilai 84,75. Paduan suara yang dilatih Swingly Sondakh ini mengungguli raihan nilai Pemuda GMIM Sakobar dan GMIM Paslaten Tomohon.

Pemuda GMIM Kalvari Pineleng yang mulai berprestasi di Yudea Manado Post Christmas Song (YMPCS) beberapa tahun silam, semakin menunjukkan eksistensinya di FSPG.

Di kategori teater rohani, Pemuda GMIM Betania Teling Tingkulu mampu jadi yang terbaik dengan nilai 84. Mereka mengungguli Syalom Karombasan Atas Sonder, dan Bukit Sion Mapanget. Prestasi cukup baik dilakukan Pemuda GMIM Betania Teling Tingkulu yang mampu menduetkan gelar, dengan menjadi juara cerdas cermat.

Sementara FSPG 2017 di Wilayah Ratahan tersebut, disambut antusias para peserta maupun masyarakat di Minahasa Tenggara. “Kalau biasa sunyi saat malam hari. selama FSPG berlangsung seperti tak kehabisan orang lalu lalang hingga subuh,” ujar Sekretaris Panitia Pnt Jendry Kawulusan, yang juga Ketua Pemuda Wilayah Ratahan. 

Bupati Mitra James Sumendap (JS) yang juga Ketua Umum Pantia FSPG 2017 berterima kasih kepada semua pihak yang sudah turut membantu. "Untuk seluruh panitia lokal maupun umum yang telah bekerja dengan baik, saya ucapkan terima kasih. Serta kepada jajaran Pemkab Mitra yang turut meluangkan waktunya dalam membantu penyelenggaraan FSPG," ujar JS.

Bupati pun berterima kasih pada masyarakat di Wilayah Ratahan yang turut membantu. Baik dalam menyiapkan akomodasi untuk peserta ataupun hal lainnya yang menyangkut terselenggaranya pesta iman tahunan ini. "Kemudian jajaran kepolisian dan TNI yang menjaga keamanan selama berlangsungnya kegiatan ini, saya ucapkan terima kasih," beber JS. 

Dari FSPG ini, dikatakan JS, bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi bagaimana bisa bersama memuliakan nama Tuhan. "Semuanya telah memberikan penampilan terbaik di tiap lomba. Namun yang menjadi terpenting bukan berkompetisi, tetapi bagaimana bersama memuliakan nama Tuhan," jelasnya.

Selain itu, JS berterima kasih kepada Sinode GMIM Karena telah mempercayakan Kabupaten Mitra menggelar iven tahunan ini. "Ke depan nanti Kabupaten Mitra terbuka menjadi tuan rumah untuk kegiatan-kegiatan tingkat Sinode," ujarnya.(ctr-22/har)

12
Komentar
Kirim Komentar