31 Agu 2017 13:02

769 GGT Bisa Mendaftar Jadi CPNS

MyPassion

SANGIHE—Masalah kekurangan guru di Kepulauan Sangihe sedikit tergantikan, dengan kehadiran 769 Guru Tidak Tetap (GTT) atau tenaga honorer, yang mengabdi di satuan pendidikan TK, SD dan SMP.(lihat grafis).

Kepala Dinas Pendidikan Dra H Tatawi MPd melalui, Kepala Seksi (Kasi) Guru dan Tenaga Kependidikan Max Malele AMd KP mengungkapkan, ratusan GTT ini tersebar di wilayah kecamatan yang berdasarkan Surat Keterangan dari Kepala Sekolah (Kepsek) masing-masing sekolah. "Pengangkatan GTT untuk mengatasi kekurangan guru di sekolah-sekolah. Paling banyak GTT mengabdi di SD," ungkap Malele, saat dikonfirmasi, Rabu (30/8), kemarin.

Dia juga membeberkan, untuk upah GTT di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sangihe tergantung dari sekolah masing-masing. "Ada GTT yang pembayaran upahnya dari dana Bantuan Operasional Sekolah (bos). Ada juga GTT yang hanya sukarela mengajar di sekolah," katanya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Sangihe Ratna Lombongadil mengatakan, pihaknya telah mengusulkan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui jalur umum meski saat ini sedang moratorium. “Kurang lebih ada 300 orang disesuaikan dengan kebutuhan pegawai di Daerah,” katanya.

 Dijelaskan, moratorium ini berlaku bukan hanya di Kabupaten Sangihe atau Sulawesi Utara (Sulut), tapi ini berlaku secara nasional di seluruh Indonesia. “Pemerintah Daerah tetap mencoba mengusulkan ke pusat," jelasnya.

Diungkapkan Lombongadil, usulan yang jadi prioritas adalah tenaga pendidikan dan Kesehatan. "Nantinya, jika disetujui pemerintah pusat tenaga GTT bisa mendaftar menjadi CPNS apalagi mereka sudah memiliki pengalaman di sekolah-sekolah,” tutup mantan Kadis Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A). (ctr-17/ite)

Kirim Komentar