30 Agu 2017 11:36

Iming-Iming Gaji Berlipat, Kerja di Luar Negeri Diminati

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST—Banyak warga negara Indonesia tertarik ke luar negeri menjadi tenaga kerja. Sejumlah alasan mendasari niatan tersebut. Di antaranya masalah gaji dan belum berimbangnya tenaga dan lapangan kerja di Indonesia.

 

Warga Talaud juga mulai banyak yang tertarik bekerja di luar negeri. Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Koperasi, Tenaga Kerja, dan UKM Norita Sasube menjelaskan, pada tahun ini ada empat warga Talaud yang mengajukan berkas untuk bekerja di luar negeri. “Mereka ingin bekerja di Hong Kong dan Singapura. Semua perempuan," ujarnya.

Sasube mengatakan, pemerintah sulit untuk melarang imigran. Iming-iming gaji besar membuat mereka bersemangat. Memang terdapat ketimpangan jenis pekerjaan yang sama antara Indonesia dengan luar negeri.

Dijelaskannya, pendapatan pekerja rumah tangga di Indonesia masih berkisar Rp 2 juta per bulan. Sedangkan di Hong Kong mencapai Rp 7 juta per bulan, bahkan lebih.

“Penuturan warga tersebut, gaji yang akan mereka terima besar. Itulah mengapa WNI di Talaud mau bekerja di Hong Kong dan Singapura,” tambah Sasube.

Di sisi lain, untuk membekali para pekerja, keberadaan Balai Latihan Kerja tentu sangat diperlukan. Kepala Diskop Naker dan UKM Jan L Unas mengatakan, sejak lama pemerintahan Jokowi telah mencanangkan visi misi melindungi segenap bangsa. Termasuk tenaga kerja.

Memastikan tenaga kerja aman. “Rencana pembangunan Balai Latihan Kerja sudah ada. Setiap warga yang hendak bekerja di luar negeri, harus melengkapi berkas yang diperlukan. Sebab sekarang masih ada calo yang berkeliaran. Tugas pemerintah mereduksi itu dan memastikan aman. Intinya jangan pergi secara ilegal," katanya.(cw-02/har)

Kirim Komentar