28 Agu 2017 12:16

Uang Palsu Beredar di Masyarakat

MyPassion

KOTAMOBAGU—Masyarakat Nyiur Melambai perlu waspada. Saat aktivitas jual beli sebaiknya memeriksa keaslian uang. Baru-baru ini di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) ditemukan beberapa lembar uang palsu. Kejadian tersebut terjadi di Kotamobagu akhir pekan lalu, sekira pukul 22.00 Wita. Tepatnya di Kelurahan Gogaguman, Kecamatan Kotamobagu Barat.

 

Menurut pengakuan Fadila Alamri, anak dari Aiti, saat itu ada pria tak dikenal berpakaian rapi, masuk ke warung membeli satu bungkus rokok dengan uang pecahan 50 ribu. Usai membeli, pria tersebut masuk ke mobil dan kembali mengambil uang lembaran lima puluh ribu dan kembali membeli sebungkus rokok yang sama.

“Kebetulan ibu saya (Aiti), yang memberikan rokok pada pria tak dikenal tersebut. Waktu itu sudah sedikit larut malam, warung hampir mau tutup. Jadi, tanpa memeriksa uang itu asli atau palsu, langsung mengambil uang dan memberikan rokok yang dibeli pria itu,” kata Fadila, usai melapor di Mapolsek Kotamobagu.

Katanya, setelah warung ditutup, ia kemudian menghitung uang yang ada di dalam kas lemari untuk disimpan. Ternyata, ada dua lembar uang pecahan lima puluh ribu palsu. “Saya langsung kaget, kenapa dua lembar uang 50 ribu itu mirip kertas buku. Setelah saya teliti dengan jelas, ternyata uang tersebut palsu. Karena, logo pahlawan tidak jelas dan potongan tidak rata. Malam itu kami melapor ke Polsek Kotamobagu,” ucapnya kepada harian ini.

Kapolsek Kotamobagu Kompol Ruswan Buntuan, melalui Katim Bogani Satya Haprabu Bripka Toto Monoarfa membenarkan penemuan uang palsu.  “Barang bukti berupa dua lembar uang palsu pecahan Rp 50 ribu sudah kami amankan. Saat ini dalam proses penyelidikan untuk mengejar pelaku,” ujar Toto, kemarin saat dikonfirmasi.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Bolmong AKP Saiful Tamu menghimbau masyarakat, jika menemukan uang palsu agar segera melaporkan ke pihak berwajib. Ditanya, apakah oknum pengedar uang palsu tersebut telah lama beroperasi? Saiful mengungkapkan, sejauh ini pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah ini oknum baru atau lama. “Laporannya belum masuk ke Polres Bolmong. Kasus pengedar uang palsu ini akan kita dalami lebih lanjut,” kuncinya.(yan/gnr)

Kirim Komentar