28 Agu 2017 12:23

KPA Hasilkan Empat Program Strategis

MyPassion
Rapat Konsultasi Tahunan KPA, di Jemaat GMIM Rondor Paniki Bawah, Wilayah Mapanget Satu pekan lalu.

MANADO - Rapat Konsultasi Komisi Pelayan Anak (KPA) Sinode GMIM (SG) 2017, yang dilaksanakan di Jemaat GMIM Rondor Paniki Bawah, Wilayah Mapanget Satu akhir pekan lalu, berjalan sukses.  Rapat tersebut, menghasilkan sejumlah keputusan dan rekomendasi strategis serta didukungan untuk seluruh kepentingan GMIM, yang mengikuti Tata Gereja dalam pelaksanaan KPA tahun depan.

 

Ketua KPA Sinode GMIM Pnt Ir Meike Munaiseche Pangemanan MSi mengungkapkan, rasa syukur sehingga boleh berjumpa dalam perhelatan akbar tahunan KPA Sinode GMIM. "Tentu ini atas berkat karunia Tuhan Yesus Kristus sang Guru Agung yang boleh menghentar kita semua dalam konsultasi tahunan KPA 2017," ungkapnya.

Dijelaskan, ajang konsultasi tahunan adalah penjumpaan dari segenap delegasi jemaat dan wilayah untuk mengevaluasi dan menyusun program pelayanan di tahun yang akan datang. “Secara khusus kita akan menggumuli tugas dan tanggung jawab pelayanan kita di tahun terakhir pelayanan periode ini," jelasnya.

Dia juga mengungkapkan, rapat konsultasi menghasilkan program strategis pelayanan.  Tujuannya untuk mencapai visi KPA GMIM yaitu, untuk menjangkau semua anak melalui guru sekolah minggu yang terpanggil, bertobat, dan terampil. "Adapun program-program strategis pelayanan anak yakni, mengenai program sesawi, bulan peduli anak, program pelatihan kepada guru sekolah minggu dan program kemandirian (lihat grfis,red)," jelasnya.

Harapan dan kerinduan KPA Sinode GMIM katanya, agar program yang disusun terpusat pada orientasi pelayanan sesungguhnya bagi anak-anak, seperti Yesus kehendaki untuk dilakukan. "Apalagi dengan tantangan dan pergumulan dewasa ini. Di mana isu-isu kekerasan terhadap anak, diskriminasi dan LGBT menjadi kekwatiran bagi gereja masa kini. Oleh karena itu, kita harus bersungguh-sungguh menggumulinya, tentu dalam doa dan usaha yang nyata," ujarnya.

Lanjut, dalam kaitannya dengan gaung menuju Gereja Ramah Anak maka KPA Sinode GMIM terus memberikan apresiasi bagi semua jemaat dan wilayah, yang telah merealisasikan Keputusan Sidang Majelis Sinode Tahunan 2016 di Wilayah Bunaken. "Yakni anggaran 3 persen bagi pelayanan anak dan menghadirkan para pendeta dalam setiap persiapan mengajar. Walaupun dalam catatan kami belum mencapai 30 persen jemaat dan wilayah yang merealisasikannya ini pertanda masih ada pekerjaan rumah bagi kita semua,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kerja pelayanan ini harus dilakukan bersama, bergandengan tangan melangkah dan memperjuangkannya."Sungguh disadari kita memiliki keterbatasan, namun berbekal Firman Tuhan dan keyakinan yang kokoh maka kita pasti mampu untuk melaksanakan, asalkan ada tekad," ucap Pnt Meike.

Sebagai tuan rumah Ketua BPMW Pdt Fery Kawengian STh, Ketua panitia Pnt Dany Kumayas S Sos, Sekretaris Panitia Pnt Nova Mandolang, mengatakan, dalam acara evaluasi program pelayanan 2017 dan penetapan program pelayanan 2018  juga ada sosialisasi Juklak pemilihan penatua BIPRA oleh Pdt Yany Rende MTh. (ela/gel)

Kirim Komentar