26 Agu 2017 10:53

Pengadaan Tanah Jangan Ciptakan Konflik

MyPassion
Jimmy Eman

TOMOHON- Pemerintah Kota Tomohon sangatlah membutuhkan lahan. Hanya saja, pengadaan tanah jangan sampai menimbulkan masalah. “Jangan sampai pengadaan tanah yang berpotensi konflik di masyarakat,” tegas Wali Kota Tomohon.

 

Diharapkannya, para camat dan lurah serta perangkat kelurahan, harus memahami aturan pertanahan. Sebab, mereka pelayan masyarakat yang nantinya saat berhadapan dengan masyarakat, dapat menyelesaikan masalah dengan baik dan dapat terhindar mencakup urusan tanah dan lainnya. Apalagi, adanya UU 2/2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Kepentingan Umum, menjamin terselenggaranya pembangunan untuk kepentingan umum. “Dengan mengedepankan prinsip penghormatan terhadap hak asasi manusia, keseimbangan antara kepentingan umum dan pemberian ganti rugi yang berkeadilan,” tegasnya.

Lanjutnya, direncanakan 2017 ini pada APBD perubahan, pemerintah memfokuskan untuk pembebasan tanah di Jalan Lingkar Tomohon bagian selatan, tepatnya dari Kaaten menuju ke Lahendong. “Pemerintah Kota Tomohon mengharapkan dukungan sumbangsih masyarakat dan tentunya ada hal-hal yang akan dibiayai dana APBD,” tambahnya.

“ASN kiranya dapat memahami peraturan perundang-undangan berkaitan dengan pertanahan. Agar, tidak melakukan kesalahan mekanisme administrasi dalam pengadaan tanah untuk kepentingan umum,” kunci Kabag Administrasi Pembangunan dan Layanan Pengadaan Tomohon Ivonne Palit ST.(vip)

Kirim Komentar