25 Agu 2017 09:16

Pamer Kendaraan Hias di Bandung

MyPassion
PROMOSI TOMOHON: Kendaraan hias Kota Tomohon yang tampil di Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2017, akan dipamerkan di Bandung, Sabtu (26/8), esok.

MANADO—Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan siap digelar Sabtu (26/8), esok, di Bandung Jawa Barat. Iven ini merupakan puncak perayaan 17 Agustus dan penutup dari bulan kemerdekaan 2017. Bertajuk ‘Karnaval Kemerdekaan

 

Pesona Parahyangan 2017’. Kota Tomohon akan menjadi salah satu peserta karnaval. Sebab, Kota Bunga menjadi daerah penyelenggara TIFF, festival terbaik se-Indonesia, yang sudah memiliki reputasi internasional.  “Karnaval ini melibatkan lebih dari 1.200 peserta berlatar belakang seniman dan berbagai komunitas anak muda dan melanjutkan tradisi menutup puncak perayaan bulan kemerdekaan dengan karnaval rakyat yang rutin diadakan sejak 2015,” beber Kabag Humas dan Protokol Tomohon Christo Kalumata SSTP.

Dijelaskannya, di tahun 2015, perayaan bertajuk ‘Karnaval Khatulistiwa’ diselenggarakan di Pontianak, Kalimantan Barat. Dilanjutkan ‘Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba’ di Parapat dan Balige, Sumatera Utara, tahun lalu. “Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo, sejumlah menteri, gubernur Jawa Barat, dan wali kota Bandung,” bebernya.

Terkait dengan keikutsertaan Tomohon, karena sukses gelar Tomohon International Flower Festival (TIFF) berkelas internasional. Nantinya, akan ditampilkan kendaraan hias bunga bersama Tarian Kabasaran. “Penyelenggara juga akan melibatkan karnaval-karnaval terkenal lainnya di Indonesia, seperti Jember Fashion Carnaval, Solo Batik Carnival,” sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan, karnaval ini akan menjadi pesta rakyat yang menampilkan arak-arakan budaya nusantara sebagai representasi dari keberagaman suku dan budaya di Tanah Air. Presiden dan Ibu Negara akan ikut berpartisipasi sebagai peserta karnaval, dengan menaiki Kereta Pancasila, mobil hias yang dirancang lima seniman asal Bandung. “Kereta Pancasila menyiratkan makna kerja budaya dan gotong royong,” kunci Yahya. (ctr-25/vip)

Kirim Komentar