22 Agu 2017 08:31

Berhenti Berdentang Tiap Jam Setelah 157 Tahun

MyPassion
Big Ben akan direnovasi, setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan pada 2007. Foto: AFP

LONDON – Ratusan orang memenuhi halaman di depan kompleks Westminster Palace kemarin siang (21/8). Menggunakan telepon genggam, tablet, dan kamera, mereka berebut mengabadikan dentang terakhir Big Ben sebelum direparasi selama empat tahun ke depan. Selama sekitar 48 bulan, tetenger Kota London, Inggris, itu berhenti berbunyi. Dari setiap jam menjadi hanya sesekali jika ada momen istimewa seperti pergantian tahun.

Tepuk tangan dan teriakan para wisatawan membahana ketika dentang Big Ben terdengar tepat pukul 12 siang. “Ini momen yang sangat istimewa,” kata  Mark Tan, turis asal Singapura yang juga mengabadikan momen tersebut. Jam seberat 13,7 ton itu berdentang setiap jam selama 157 tahun terakhir. Dia sempat berhenti berbunyi ketika menjalani perawatan pada 2007. Tapi, kesunyiannya tidak panjang. Hanya beberapa pekan.

Kali ini selain membersihkan printilan komponen jam, Elizabeth Tower yang selama ini menjadi rumah Big Ben akan direnovasi. Di antaranya, menambal kebocoran di atap serta mengganti beberapa bagian yang awalnya batu bata dengan kaca agar Big Ben lebih bisa dinikmati. Warna Big Ben juga akan diubah agar sedikit terkesan dinamis.

Kesunyian Big Ben rupanya memicu kontroversi. “Rasanya tidak benar,’’ kata PM Inggris Theresa May tentang rencana Big Ben yang berhenti berbunyi selama empat tahun ke depan. Dia pun meminta panitia perawatan mengajukan perubahan proposal. Belum ada keputusan akankah Big Ben juga dibunyikan pada momen-momen lain. (jpg/vip)

Kirim Komentar