12 Agu 2017 10:28

Stop Racuni Laut

MyPassion
LINDUNGI: Beberapa pamboat mengikuti atraksi perahu hias di seputaran Pulau Sara'a, belum lama ini. Alam di Talaud memang sangat indah. Harus dijaga agar tetap lestari

TALAUD—Keindahan pesona pantai di Talaud menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong. Beberapa daerah di perbatasan ini sedang ditata menjadi kawasan pariwisata. Baik itu wisata bahari, alam, dan budaya setempat.

Semangat membangun pariwisata di Tanah Porodisa tentunya perlu dukungan penuh dari masyarakat. Khususnya mereka yang berprofesi sebagai nelayan.

Keindahan alam bawah laut juga menjadi tanggung jawab para nelayan. Karena mereka bisa berperan aktif dengan tetap menjaga keindahan terumbu karang yang ada. Dengan cara tidak menggunakan racun saat menangkap ikan di laut. Sebab pengunaan racun dapat membuhuh dan menghancurkan terumbu karang.

Danlanal Melonguane Letkol Marinir Moh Maftukin turut prihatin dengan kondisi terumbu karang di laut Talaud. "Sudah banyak terumbu karang yang rusak. Saya lihat di pasar, ada ikan yang dijual tampak bersih dari bekas luka. Itu menandakan mereka mati bukan karena dipancing atau cara tradisional lain. Tapi dibunuh menggunakan racun,” sebut Maftukin.

Dia menganggap, perlu diadakan sosialisasi kepada nelayan. Supaya proaktif menjaga dan mempertahankan keindahan terumbu karang di laut.

“Kepulauan Talaud itu menyimpan banyak objek wisata. Termasuk wisata bawah laut. Sayang kalau dirusak begitu saja," ujarnya.(cw-02/har)

Komentar
Kirim Komentar