12 Agu 2017 10:21

Patungan 5.000, Terangi Jalan Lingkungan

MyPassion
SWADAYA MASYARAKAT: Warga Kelurahan Kakaskasen I Lingkungan I mengambil inisiatif memasang lampu jalan di lingkungannya sendiri.

TOMOHON—Kompak. Warga Kelurahan Kakaskasen I Lingkungan I mengambil inisiatif memasang lampu jalan di lingkungannya sendiri. 

“Ini swadaya masyarakat memasang lampu meter. Jadi, bayar pulsa listrik kami semua juga. Sebelumnya ada masyarakat yang suka memberi, dia pinjamkan meter untuk sementara,” beber Kepala Lingkungan (Pala) I Ari Rawung. 

Dipaparkannya, ada sebanyak 12 mata lampu yang terpasang untuk seluruh wilayah lingkungan I. Jadi, bayar pulsanya atas persetujuan semua warga. “Tiap keluarga menyumbang Rp 5 ribu. Sisanya, kami gunakan untuk biaya perawatan,” katanya. 

Tambahnya, ide ini sudah dari lama. Namun, baru direalisasikan, karena melihat sudah ada tambahan kerusakan lampu. “Karena ada kerusakan. Jadi, beberapa sudah tidak menyala. Terus kami berunding dan membicarakan dengan seluruh warga, dan mereka setuju,” bebernya.

Dia mengakui, masyarakat juga punya kerinduan, inisiatif seperti ini dapat diikuti lingkungan lainnya. Selain itu, katanya, memang jika ada bantuan pemerintah akan lebih baik. “Supaya kita juga tidak ada beban nanti untuk menagih-nagih iuran swadaya masyarakat,” jelasnya.

Warga Alfrets Rares mengungkapkan, jalan di sini juga rawan pencurian. "Jadi salah satu alasannya itu. Bulan lalu saja anjing. Di sini memang langganan kalau pencurian anjing. Pernah juga barang elektronik, di gereja dan di rumah warga. Bahkan, rumah salah satu anggota dewan di sini pernah dimasuki pencuri," ujarnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Enos Pontororing mengatakan, inisiatif dari warga merupakan hal yang baik. Namun, ada baiknya dikoordinasikan pemerintah terkait. “Tidak masalah kalau mereka mau berinisiatif sendiri. Kalau kami sendiri menangani jalan-jalan yang utama. Tapi nantinya untuk jalan-jalan lingkungan akan disediakan panel meter dan jaringan. Jadi, bagus kalau ada yang sudah berinisiatif seperti itu,” ungkap Pontororing. “Cuma sebenarnya lebih baik lagi libatkan pemerintah. Takutnya korsleting,” tandasnya. (ctr-25/vip)

Berita Terkait
Kirim Komentar