09 Agu 2017 13:09

Pariwisata Tomohon Untuk Indonesia

MyPassion
WAJAH INDONESIA: Pembukaan Tomohon International Flower Festival 2017 ditandai pemukulan Tetengkoren.

TOMOHON- Ada yang berbeda di Tournament of Flower (ToF) 2017. Penampilan Kepolisian Daerah (Polda) Sulut menarik perhatian penonton. Atraksi personilnya diatur rapi. Kelompok barisan menggunakan berbagai baju adat dari seluruh Indonesia. Juga, memperagakan tarian adat beberapa daerah. Mencerminkan keanekaragaman budaya dari Sabang sampai Merauke. Tak hanya itu, Brimob Polda menonjolkan atraksi kreatif.

 

Turut disaksikan Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Bambang Waskito. Pantauan harian ini, perhelatan ToF menyedot animo masyarakat Kota Tomohon. Bahkan dari luar daerah. Termasuk turis domestik dan mancanegara antusias menyaksikan kegiatan spektakuler ini. Warga memadati lokasi start di Stadion Parasamya dan finish di kompleks kantor Rindam Tomohon, dengan panggung utama di kompleks Pusat Kota Tomohon, Selasa (8/8), kemarin.

Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata RI Hesty Reko Hastuti menegaskan, pihaknya mendukung sepenuhnya Tomohon International Flower Festival (TIFF). Sebab, sudah menjadi kalender nasional. "Komitmen bersama berdampak investasi perindustrian, perdagangan, pariwisata dan lainnya, sehingga iven internasional akan terus menambah peningkatkan kunjungan turis di Kota Tomohon,” ungkap Hastuti.

"Iven ini milik seluruh masyarakat Sulawesi Utara dan semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemarin, dan tahun depan akan lebih baik lagi dari tahun ini,” tambah Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw saat membuka secara resmi TIFF, ditandai pemukulan Tetengkoren.

Wali Kota Tomohon Jimmy Eman SE Ak mengungkapkan, menghadirkan TIFF, akan selalu menjadi tantangan, kehormatan dan kebanggaan negeri. Menjadi persembahan terbesar bagi masyarakat Kota Tomohon. Tapi juga bagi Sulawesi Utara dan Indonesia. "Tomohon ada untuk Tomohon, tapi Tomohon ada juga untuk Sulawesi Utara dan Indonesia,” ucap Eman. 

Ditegaskannya persembahan TIFF dengan Iven TOF-nya, tidak sama sekali didesain sebagai agenda seremoni tahunan. Namun, agenda ini didesain karena memiliki dimensi ekonomis, sosiologis, teologis. Bahkan, kini berkembang dimensi nasionalis.

“Mengutip Menteri Pariwisata Dr Arief Yahya MSc yakni wajah depan Indonesia ada di pariwisata. Kami pun ingin memastikan, wajah depan Tomohon utamanya ada di sektor pariwisata. Karena itu jelas tertuang visi RPJMD yakni 'Tomohon, menuju kota pariwisata yang mendunia,” kuncinya. (ctr-25/vip)

Kirim Komentar