09 Agu 2017 13:46

Ada Bayi Berlian di RSUD Tondano

MyPassion
KONDISI SEHAT: Bayi malang yang ditemukan di pinggir jalan di kompleks Unima ini sudah berada dalam kondisi sehat. Bayi mungil ini dirawat secara intensif di RSUD Sam Ratulangi Tondano.

TONDANO – Kasus penemuan bayi mungil di semak-semak tepi jalan menghebohkan Minahasa, Senin (7/7). Bayi yang ditemukan tukang ojek ini, sudah aman dan dirawat di RSUD Sam Ratulangi Tondano. Polisi sementara mendalami kasus ini dan terus memburu pelaku pembuangan bayi. “Saat ini sementara proses lidik. Kita terus memburu pelaku pembuangan ini,” terang Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair kepada koran ini, Selasa (8/7), kemarin.

Ia pun menuturkan, upaya yang dilakukan Polres untuk mencari pelaku pembuangan adalah dengan terus mencari informasi. “Kita menggali informasi dari tukang ojek yang menemukan serta warga sekitar. Kita akan terus memburu pelaku, yang dengan sengaja menelantarkan bayi ini,” tegasnya.

Kejadian ini pun disayangkan Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa Dr Olga Sajow-Singkoh. Sebagai pemerhati anak-anak, penatua komisi anak ini menilai, kejadian tersebut patut disayangkan. “Kami, saya dan pak bupati, sangat menyayangkan kejadian ini. Sangat menyayangkan sikap orang tua,” kata Dr Olga.

“Kami pun meminta agar bayi ini dirawat baik. Kalaupun akan diadopsikan, maka lihat dulu motivasi yang akan mengadopsi serta latar belakang keluarga yang akan merawat bayi ini,” tegas Dr Olga yang saat diwawancarai, didampingi Bupati Jantje Wowiling Sajow.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Debby Bukara menuturkan, terus mengontrol kondisi bayi. “Kita sudah menyurat ke pihak RSUD untuk melakukan perawatan intensif,” jelas Bukara. Mengenai status bayi, Bukara melanjutkan, pihaknya menunggu petunjuk Polres. “Informasinya saat ini, Polres sementara memburu orang tua yang meninggalkan bayi ini di jalanan. Nanti kita akan melihat tindakan selanjutnya,” sebutnya.

Yang pasti, lanjut mantan Kadis Pariwisata ini, bayi tersebut berstatus di bawah perawatan negara. “Sesuai undang-undang kan anak terlantar di bawah tanggungjawab negara. Jadi saat ini masih diurus Pemkab Minahasa. Saya juga sudah laporkan ke pak bupati dan beliau menyetujui bayi ini tetap dirawat di RS,” terangnya sembari menuturkan, pihaknya sudah memikirkan nama bayi ini. “Saya sudah pikirkan, akan diberi nama Berlian. Karena bayi ini ibarat berlian yang berharga,” pungkas Bukara.  (fgn/vip)

Kirim Komentar